Sebanyak 18 wilayah di Jabodetabek kembali dilaporkan terjadi pemadaman listrik atau mati lampu pada Minggu 1 November 2020. Akibatnya, warga mengeluhkan signal handphone mereka menjadi lemot atau tidak stabil.
Menanggapi hal itu, para warga net geruduk PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di media sosial. Bahkan mati lampu duduki puncak trending Twitter.
Sebagai alasan, pemerintah melalui PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melaporkan hal ini terjadi karena beberapa Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi ( SUTET) mengalami gangguan.
PLN melalui keterangan sementaranya menyebutkan sejumlah sutet 500 KV mengalami gangguan pada pukul 12.58 WIB. Hal ini disinyalir karena hujan deras disertai petir yang terjadi di daerah Jakarta dan sekitarnya.
Baca Juga: 18 Wilayah Mati Lampu, Warganet Geruduk PLN di Media Sosial
Berikut ini keluhan warga soal signal handphone yang menjadi lemot
"mati lampu ketambahan ujan deres+angin kenceng," tulis @matchaa7latte.
"mati lampu+batrai lowbat+sinyal lemot+gaada paketan," tulis @siapayaaagw.
"area mekarsari depok, lg ada pemadaman ya min? Sampai kpn ya," tulis akun @viaanzzz pada @pln_123.
Baca Juga: Listrik Beberapa Wilayah Jakarta Padam, Mati Lampu Duduki Puncak Trending Twitter
"@pln_123 siang min. Karang asih bekasi timur mati lampu dari setengah jam yg lalu. Sebelum mati lampunya kelap kelip dulu tadi," keluh @@donatkentankkkk.
"@pln_123 min, sudah hampir satu jam listrik di daerah Kelurahan Rambutan Kecamatan Ciracas Jakarta Timur padam, tolong tindaklanjut perbaikannya disegerakan, air di toren kosong, ga punya air nih min Wajah menangis kencang," keluh @tia2thea.