Kasus penemuan mayat pria dengan luka tusuk di Jalan Papango Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diduga korban pembegalan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto, mengatakan, pihaknya tengah mengecek langsung ke lokasi kejadian.
Baca Juga: KRL Bekasi-Jakarta Kota Anjlok di Stasiun Kampung Bandan Sejumlah Perjalanan Kereta Direkayasa
"Infonya (baru) banget, saya sedang cek ke lokasi, nanti kita infokan," ujar Wirdhanto.
Disis lain Kapolsek Tanjung Priok juga mengatakan bahwa dugaan awal mayat tersebut menjadi korban pembegalan "Iya pembegalan dugaan awalnya ya, karena ada luka-lukanya. Nanti proses pengembangan gimana kita lagi nyari CCTV," kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Hadi.
Dugaan ini lantaran adanya kunci motor dalam genggaman tangan korban. Tapi tidak ada sepeda motor yang ditemukan di sekitar lokasi.
"Untuk identifikasi korban sendiri di badannya nggak ditemukan identitas. Hanya ditemukan kunci motor yang masih di tangannya dia tapi motornya nggak ada kita cari," terang Hadi.
Hadi juga mengatakan bahwa, polisi hanya menemukan satu handphone jadul yang berada di kantong celana korban.
Hingga kini pihak penyidik masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa isi percakapan dan data-data yang tertera di handphone tersebut.
"Sekarang reserse lagi bergerak mengembangkan hasil temuannya dengan buka handphone-nya dulu, lagi didata dibuka-buka dulu," pungkas Hadi.
Baca Juga: Meski Sudah Sembuh Gejala Corona Ini Bisa Bertahan sampai Berbulan-bulan
Dari informasi yang beredar, seorang pria terlihat tewas dalam aksi yang diduga merupakan pembegalan. Jenazah korban ditemukan pagi ini telah terbungkus daun pisang.
Dari video yang beredar, terlihat banyak warga yang berkumpul di lokasi untuk melihat langsung lokasi kejadian.