Khabib Nurmagomedov merupakan salah satu petarung hebat UFC yang telah memilih pensiun. Berikut ini bioggrafi dan profil Khabib Nurmagomedov yang merupakan petarung UFC yang memilih pensiun.
Sekedar informasi, Khabib Nurmagomedov butuh waktu lama untuk bisa menggenggam sabuk UFC. Sejak memulai debut di UFC pada 2012, empat tahun usai terjun di dunia MMA, Khabib Nurmagomedov baru bisa jadi juara kelas ringan UFC pada 2018 ketika ia menang angka atas Al Iaquinta.
Baca Juga: Ini Kata Cristiano Ronaldo Terkait Hasil Laga Barcelona vs Real Madrid
Profil Khabib Nurmagomedov
Khabib Nurmagomedov lahir pada 20 September 1988 di pegunungan Sildi Dagestan, Rusia.
Ayah Khabib bernama Abdulmanap Magomedovich Nurmagomedov yang merupakan pelatih sambo tempur yang terkenal di Rusia.
Sekedar informasi, sambo merupakan seni bela diri asli Rusia yang menggabungkan gulat, judo, jujitsu, tinju, savate, dan seni bela diri lain.
Dibawah bimbingan ayahnya, Khabib Nurmagomedov mengembangkan kariernya sebagai atlet profesional.
Sejak kecil, Khabib Nurmagomedov selalu bermain gulat dengan saudara laki-lakinya dan teman-temannya dengan total sekitar 15 orang.
Suatu ketika ia menemukan sebuah video rekaman seni bela diri campuran yang kemudian menginspirasinya untuk terjun dalam olah raga tersebut.
Kemudian, ayah Khabib Nurmagomedov mengarahkannya untuk berlatih judo pada Jafar Jafarov yang memiliki sekolah judo terbaik di negara itu.
Pada 2003 Khabib Nurmagomedov kemudian beralih ke seni bela diri campuran profesional yang saat itu mulai populer.
Pada 13 September 2008, Khabib Nurmagomedov mencetak kemenangan pertamanya di MMA Poltava Ukraina pada CSFU: Turnamen Liga Champion. Pada 2017, Khabib Nurmagomedov memiliki rekor 24 kemenangan tanpa kekalahan selama kariernya.
Debut di UFC
Tepat pada 20 Januari 2012 dengan mengalahkan atlet Iran Kamal Shalorus. Pada 2014, ia sempat menderita cedera lutut yang membuatnya absen selama setahun.
Cedera tersebut dialaminya saat tengah mempersiapkan diri melawan Tony Ferguson yang banyak dianggap sebagai lawan serba bisa dan susah diprediksi.
Pada 2015, ia kembali mengalami cedera. Namun kali ini adalah cedera tulang rusuk yang memaksanya tak bermain selama beberapa waktu. Khabib Nurmagomedov akhirnya dijadwalkan kembali berhadapan dengan Ferguson pada 16 April 2016.
Pada 12 November 2016 di UFC 205 di New York, Khabib mengalahkan Michael Johnson yang pernah menang melawan Tony Ferguson beberapa tahun sebelumnya.
Khabib Nurmagomedov merupakan salah satu jagoan terdepan UFC.
Reputasinya naik berkali lipat setelah dengan gemilang mengalahkan petarung top lainnya, Conor McGregor, dalam ajang UFC 229 pada 6 Oktober 2018.
Khabib Nurmagomedov berhak mempertahankan sabuk juara kelas ringan (lightweight) UFC berkat kemenangannya melawan Gaethje. Kemenangan Khabib juga diwarnai sederet catatan impresif. Yakni dia tak terkalahkan dengan catatan kemenangan 29-0.
Memilih pensiun akibat ayah meninggal karena corona
Dalam pernyataannya usai duel kontra Gaethje, Khabib Nurmagomedov pun menjelaskan alasan pensiun dari ajang UFC.
Baca Juga: Nasib Apes Van de Beek Dibeli Mu Cuma Buat Duduk di Bangku Cadangan?
Khabib Nurmagomedov mengambil keputusan tersebut terkait dengan kepergian sang ayah yang terkena corona pada Juli lalu. Dia mengaku tak bisa terus bertarung tanpa kehadiran sang ayah.
Tidak hanya itu, Khabib Nurmagomedov juga telah berjanji pada sang ibu bahwa duel UFC 254 kontra Gaethje akan menjadi pertarungan terakhir dalam kariernya.