Tagar #OmnibusLawBasmiKorupsi Trending Twitter Indonesia pada hari ini. Dicek dan ricek isinya ternyata kesepahaman masyarakat dan pemerintah terkait keuntungan UU Cipta Kerja untuk membasmi korupsi yang masih mendarah daging.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD juga mengklaim Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja untuk membasmi budaya suap yang menggurita dalam birokrasi Indonesia.
Baca Juga: Polisi Tutup Jalan Sekitar Istana Negara Antisipasi Demo BEM SI
Kerumitan regulasi di Indonesia berpotensi menghambat investasi dan menyuburkan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Disisi lain juga, Presiden Joko Widodo angkat bicara soal UU Cipta Kerja yang baru disahkan di DPR. Jokowi mengatakan UU Cipta Kerja mendorong upaya pemberantasan korupsi.
"UU Cipta Kerja ini akan mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi," kata Jokowi.
Alasannya, omnibus law Cipta Kerja justru menyederhanakan perizinan. Dengan memotong banyaknya perizinan kata Jokowi, upaya pungutan liar dapat dihilangkan.
Namun menurutnya lagi, masih ada informasi hoax seputar UU Cipta Kerja. Sehingga ada gelombang penolakan terhadap UU Cipta Kerja.
Jokowi mengungkapkan UU Cipta Kerja akan mempermudah semua urusan perizinan yang semula rumit menjadi lebih sederhana dan cepat. Maka dari itu, ia ingin segera diimplementasikan.
"Regulasi yang rumit akan dipangkas, perizinan usaha untuk usaha mikro kecil tidak diperlukan lagi hanya pendaftaran saja, sangat simpel," jelasnya.