Pandangan Penggiat Media Sosial Soal BUMN Lakukan Bersih-bersih

Pandangan Penggiat Media Sosial Soal BUMN Lakukan Bersih-bersih

Ahmad
2020-09-30 22:14:27
Pandangan Penggiat Media Sosial Soal BUMN Lakukan Bersih-bersih
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Foto: BNPB

Staf Khusus BUMN, Arya Sinulingga menjelaskan bahwa bersih-bersih dalam tubuh BUMN adalah upaya optimalisasi kinerja usaha kementerian. Hal tersebut diakatak Arya saat menjadi pembicara di Kompas TV, Selasa 30 September 2020.

Sayangnya, disaat yang bersamaan terdapat Adian Napitupulu yang lagi-lagi menjadi pendebat utama tema ini. Bahkan, Adian menyinggung masalah kasus Garuda.

Dalam kasus Garuda, Adian sudah diterangkan oleh Arya, bahwa penggantian penggantian Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara ke Irfan Setiaputra harus melalui rekomendasi atas hukum koorporasi. Jika ada dugaan tindak kriminal itu adalah wilayah aparat penegak hukum.

Baca Juga: Fakta Imbas Resesi ke Ekonomi RI, Salah Satunya Angka Pengangguran Naik  

Menanggapi hal itu, penggiat media sosial Abi Rekso Panggalih, mengatakan apa yang dikatakan Arya merupakan salah satu kemajuan dalam tubuh BUMN.

Menurut dia, apa yang dilakukan Menteri Erick dalam BUMN adalah sebuah kemajuan.

Kemudian, apa yang telah dikatakan oleh Arya juga tepat, bahwa hukum korporasi berbeda dengan hukum kriminal. 

Sekali lagi secara objektif, dia mengatakan, penjelasan Arya sudah pada yang semestinya. Karena hukum memiliki sifat imparsialitas dan munisipalitas. 

Baca Juga: Biografi dan Profil Lengkap Ryeowook Super Junior yang Dikabarkan Pacaran dengan Ari TAHITI

Menurut dia, hukum dalam prinsip hak tidak harus melulu tunduk pada hirarki diatasnya, melainkan hukum tunduk pada proses pencarian kebenaran. Justru menurut saya keliru Adian Napitupulu memposisikan hukum korporasi subordinat dari hukum KUHP .






Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00