Seorang ASN di Lampung nekat berjabat tangan dengan pasien corona. Tidak sampai disitu, ASN tersebut juga bahkan bermain Tiktok bersama pasien terjangkit COVID-19 tersebut.
Dari informasi yang dihimpun kejadian tersebut terjadi di ruang isolasi Islamic Center Lampung Utara saat Maghrib pada sabtu 18 September 2020. Diketahui pria yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut menerobos masuk ruang isolasi.
Baca juga: Cerita Mistis Pendaki asal Madiun saat Mendaki Gunung Merbabu & Lawu, Mengaku Bertemu Pasukan Pocong
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @infolampung_ memperlihatkan seorang pria dengan mengenakan masker bertemu dengan pasien corona. Pasien corona tersebut tampak berusia lanjut usia bernama Taufik Rusdi.
"Saya bertemu dengan bapak Taufik Rusdi yang tengah diisolasi. Menurut Petugas COVID-19 Lampung Utara beliau ini positif COVID-19," ucap pria dalam video yang diunggah akun Instagram @infolampung_ pada Sabtu 18 September 2020.
Pria tersebut lantas berjabat tangan dengan pasien tersebut seolah menantang bahwa dirinya tidak takut tertular COVID-19. Dirinya bahkan menantang petugas Gugus Tugas Lampung Utara untuk ditangkap sambil menyebutkan namanya, Sony Alimin.
"Tapi saya sudah salaman ya, coba salaman sekali lagi, salam komando ya. Jadi petugas COVID-19 se Lampung Utara ini jangan aneh-aneh. Catet nama saya Sony Alimin ya," ucap ASN tersebut.
Video tersebut pun viral dan mendapat tanggapan dari Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana. Menurutnya kejadian tersebut benar adanya setelah mendapat konfrimasi dari Gugus Tugas Lampung Utara.
Reihana menerangkan, petugas Gugus tugas telah menindak lanjuti kejadian tersebut dengan mengamankan pria yang diketahui ASN tersebut untuk diisolasi di Islamic Center Lampung Utara.
ASN tersebut nantinya akan menjalani sejumlah tes corona. Jika hasilnya positif terjangkit virus corona maka pria tersebut akan dirawat dan diisolasi di Islamic Center Lampung Utara. Namun jika hasilnya negatif, pria ASN tersebut akan dikenakan sanksi yang telah ditetapkan.
Petugas pun langsung melakukan penjemputan kepada oknum ASN tersebut. Saat dijemput petugas SA pun memberikan klarifikasi terkait videonya yang viral tersebut. Dirinya mengaku khilaf melakukan hal yang dilarang seperti berjabat tangan.
“Setelah sampai sana, laporan ke piket, saya lupa. Silakan, jaga jarak, ketika itu saya khilaf mengenai itu lagi, karena itu tadi, untuk membuktikan barang itu sampai Pak TR, ini minta dibuatkan video,” kata SA.
Sumber: Instagram @infolampung_