Ahli Ini Sebut Masker Lebih Manjur Ketimbang Vaksin, Ini Penjelasannya
Foto
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Ahli Ini Sebut Masker Lebih Manjur Ketimbang Vaksin, Ini Penjelasannya

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, Robert Redfield mengatakan jarak sosial, sanitasi, pemakaian masker lebih manjur daripada bergantung pada vaksin yang banyak pihak dianggap bisa menghentikan pandemi.

Bahkan, Robert berani menjamin bahwa pemakaian masker jauh lebih efektif melindungi dirinya dari virus corona Covid-19 daripada vaksin.

Dia mengatakan, vaksin bisa memecahkan masalah pandemi virus corona ini sampai batas waktu tertentu. Sedangkan, pemakaian masker wajah jauh lebih baik dan menawarkan perlindungan lebih banyak.

Baca Juga: Pecah Rekor, Alami Kenaikan 4.168 Kasus Baru, 240.687 Positif Corona, 174.350 Lainnya Sembuh

Lebih lanjut, Robert mengatakan, penemuan efek samping dan komplikasi, baik itu pada vaksin Oxford-AstraZeneca atau vaksin Rusia, hanya menambahkan ketakutan semua orang. Sebab, vaksin bukan taruhan yang aman di tengah pandemi virus corona sekarang.

"Kami memiliki bukti ilmiah yang jelas bahwa tindakan pencegahan atau perlindungan diri itu lebih baik dan bisa berhasil di tengah pandemi. Langkah itu adalah pertahanan terbaik kami," jelas Robert, dilansir dari Suara yang mengutip dari Times of India, Sabtu 19 September 2020.

Dilansir dari CNBC, pakar kesehatan terkemuka lain, termasuk penasihat Covid-19 untuk Gedung Putih, Anthony Fauci, mengatakan kemungkinan memproduksi vaksin Covid-19 yang sangat efektif, di mana bisa memberikan perlindungan 98 persen atau lebih juga terbilang sangat kecil.

Di sisi lain, vaksin awal kelak mungkin bukan pilihan yang paling aman. Penggunaannya pasti memiliki risiko efek samping ekstensif yang bisa memicu masalah kesehatan.

Untuk alasan itu, dia mengatakan efektivitas masker lebih baik dibandingkan vaksin di era pandemi Covid-19 ini.

Baca Juga: Fakta Unik Rumah Gang Cipulir yang Sabet Penghargaan Dunia

Sekedar informasi, secara global, ada lebih dari 35 perusahaan yang terlibat dalam uji coba vaksin virus corona Covid-19 fase III. Tapi, belum ada vaksin yang sudah bisa diakes dengan efektif dan aman.

Sebelumnya, kasus positif corona kembali pecahkan rekor. per hari ini terdapat 4.168 kasus baru. Dengan begitu, jumlah positif corona sebanyak 240.687.

Dilansir dai kemenkes.go.id, Sabtu 19 September 2020, positif virus corona yang meninggal hari ini bertambah sebanyak 112 jiwa. Dengan jumlah ini, maka total pasien meninggal mencapai 9.448.

Kabar baiknya, jumlah pasien positif corona yang sembuh juga semakin bertambah. Per hari ini, dilaporkan 3.576 pasien sembuh dari corona, sehingga totalnya jadi 174.350.



Sumber: Suara, Tempo, CNBC



Tag :

Masker Lebih Manjur daripada Vaksinvirus coronavaksin coronamasker lebih aman daripada vaksinkapan corona berakhirberita harian kasus positif corona

Artikel Terkait :

  • Indonesia Siap Lakukan Prosedur Menjaga Suhu Penyimpanan Vaksin Corona

  • Pengendara Motor Angkut Jenazah yang Dibungkus Kain Jarik

  • 26 Tahun Penghasilan 2 Miliar, Restya Ayu Bungkam Penghina Lulusan UGM Jadi Perias Wedding

  • Fakta-fakta Perseteruan Ifan Seventeen dan Alexander Thian atau Amrazing


  • Share to: