Mengenal Kehamilan Hantu, ini ciri-ciri dan Penyebabnya

Mengenal Kehamilan Hantu, ini ciri-ciri dan Penyebabnya

Ekel Suranta Sembiring
2020-09-11 19:26:23
Mengenal Kehamilan Hantu, ini ciri-ciri dan Penyebabnya
Ilustrasi Kehamilan (foto: haibunda)

Kehamilan hantu atau kehamilan palsu merupakan seorang perempuan mengalami gejala-gejala hamil, seperti mual, muntah, bertambahnya berat badan, perut yang membesar, nyeri punggung dan pinggang, tetapi tanpa ada bayi yang dikandung.

Berbeda dengan kehamilan biasanya, kehamilan hantu ini juga konon bisa terjadi pada pria. Kehamilan palsu yang terjadi pada pria itu umumnya dikenal dengan istilah kehamilan simpati. Kehamilan simpati terjadi ketika istri sedang hamil, tapi suami mengalami rasa sakit dan nyeri.

Baca Juga: Kisah Misteri Pohon Kepuh di Bali, Dicap Sebagai Pohon Sakti hingga Sosok Naga Emas yang Melingkari Pohon Kepuh

Hingga saat ini belum ada jawaban pasti mengenai penyebab kehamilan hantu. Namun, jika dikaitkan dengan psikologi, kehamilan palsu bisa terjadi karena beberapa faktor. Terutama yang ada kaitannya dengan kehamilan itu sendiri.

Praktisi kejiwaan profesional percaya bahwa seorang perempuan bisa mengalami kehamilan palsu karena ada keinginan dalam diri untuk hamil.

Perempuan yang baru saja mengalami beberapa kali keguguran dan ingin sekali kembali hamil bisa saja mengalami kehamilan palsu. Begitu juga dengan perempuan yang dinyatakan tidak subur.

Baca Juga: Sang Bayi Sering Diganggu Jin? Begini Cara Mengatasinya

Keinginan yang kuat untuk hamil biasanya akan memengaruhi sistem endokrin yang kemudian memunculkan gejala-gejala kehamilan.

Secara umum, ciri-ciri kehamilan palsu sama persis dengan kehamilan biasa. Hal yang membedakan adalah tidak adanya janin pada kehamilan palsu.

Pada hampir semua kasus, perempuan yang mengalami kehamilan palsu begitu yakin bahwa dirinya sedang mengandung.

Secara fisik, gejala yang paling terlihat adalah perut yang membesar. Alih-alih karena perkembangan janin, perut yang membesar tersebut terjadi karena adanya timbunan gas, lemak, urin, atau makanan.

Ciri lain dari kehamilan palsu adalah siklus menstruasi yang tidak teratur, mual muntah, payudara yang menjadi lembut dan membesar, penambahan berat badan, peningkatan nafsu makan, dan yang lainnya.

Baca Juga: Bukan Pulau Biasa, Pulau Serangan di Bali Menyimpan Kisah Misteri

Cara paling efektif untuk membuktikan bahwa kehamilan tersebut adalah kehamilan palsu adalah dengan melakukan USG.

Dengan melihat langsung bahwa tidak ada janin yang tumbuh di rahim, kehamilan palsu akan langsung terbukti.

Jika kehamilan palsu terjadi karena masalah psikologi, penanganannya harus langsung dilakukan oleh psikolog.

Sementara untuk kehamilan palsu karena siklus menstruasi yang tidak teratur, perawatan bisa dilakukan oleh dokter kandungan.

Sumber: parenting.orami.co.id


Share :

HEADLINE  

Kaesang Optimis PSI Tembus Senayan Minta Kader Kawal Real Count

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 17, 2024 09:44:02


Hasil Real Count KPU Sulawesi Tengah: Suara PSI Tembus 4,17%

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 21:11:41


Pemuka Agama Himbau Semua Terima Hasil Pemilu, Saatnya Rekonsiliasi

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 13:44:30


Hasil Riset Puspenpol Sebut FYP TikTok Jadi Game Changer Politik Indonesia

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 14, 2024 13:02:26


Foto: GBK Jadi Lautan Biru di Kampanye Prabowo-Gibran

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 10, 2024 20:14:24