Update Kasus Virus Corona di RI: 165.887 Positif, 120.900 Sembuh, 7.169 Meninggal

Update Kasus Virus Corona di RI: 165.887 Positif, 120.900 Sembuh, 7.169 Meninggal

Anisa Br Sitepu
2020-08-28 16:04:09
Update Kasus Virus Corona di RI: 165.887 Positif, 120.900 Sembuh, 7.169 Meninggal
Ilustrasi Virus Corona (Foto:Pixabay)

Kasus virus Corona atau Covid-19 semakin hari terus bertambah di wilayah Indonesia. Hingga hari ini dilaporkan ada penambahan kasus sebanyak 3.003 orang.  

Berdasarkan data yang diterima dari Humas BNPB, Jumat, 28 Agustus 2020 jumlah kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 165.887. Data ini dihimpun tiap hari per pukul 12.00 WIB.

Meski demikian, dari total tersebut, dilaporkan juga 2.325 pasien sembuh dari Corona. Sehingga total pasien sembuh dari Corona di RI sebanyak 120.900.

Baca Juga: Erick Thohir: Harga Vaksin Corona Kisaran Rp 360-440 Ribu

Sedangkan,  untuk pasien yang meninggal dunia hari ini bertambah sebanyak 105 orang, sehingga totalnya menjadi 7.169 orang meninggal.

Sebelumnya, pada Kamis, 27 Agustus 2020, kasus positif Corina di RI tercatat 162.884 orang.  118.575 diantaranya dinyatakan sembuh. Kemudian untuk pasien yang meninggal sebanyak 7.064 orang.  

Dengan penambahan kasus sebanyak 3.003 kasus baru hari ini merupakan rekor tertinggi tambahan kasus sejak kasus Corona pertama kali diumumkan di Indonesia. Bahkan, hari ini merupakan pertama kali angka kasus baru harian menembus 3.000.

Terkait dengan vaksin virus Corona, baru-baru ini Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan jika harga vaksin COVID-19 sekitar USD 25 sampai USD 30 atau Rp 367.500 - Rp 441.000 (kurs Rp 14.700 per dolar AS) per orang.

"Harga vaksin ini untuk satu orang dua kali suntik kurang lebih harganya 25 sampai 30 dolar AS, tapi ini Bio Farma lagi menghitung ulang," ujar Menteri Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Jakarta seperti mengutip Antara, Kamis  27 Agustus 2020.

Baca Juga: Vaksin Corona Ada 2 Tipe, Erick Thohir: Gratis dan Bayar Sendiri

Dalam kesempatan itu, Erick Thohir mengusulkan melakukan vaksin ke masyarakat dengan dua pendekatan, yakni menggunakan APBN berdasarkan data BPJS kesehatan dan vaksin mandiri.

"Vaksin mandiri tidak lain ingin memastikan tidak membebani keuangan negara secara jangka menengah dan panjang," ucapnya.

Sumber: kumparan/detik


Share :

HEADLINE  

Howard Smith x Muklay, Saat Kecepatan Bertemu Ekspresi Seni

 by Miftakhul Hasanah

January 29, 2026 22:15:00


Ranbir Sidhu Ubah Logam Jadi Instalasi Raksasa di Museum

 by Miftakhul Hasanah

January 26, 2026 11:16:05


Karya Tersembunyi Leonardo da Vinci Akhirnya Dibuka untuk Publik

 by Miftakhul Hasanah

January 25, 2026 22:15:00


“The Dot”, Instalasi Laser Futuristik dengan 480 Titik Cahaya

 by Miftakhul Hasanah

January 25, 2026 21:35:02