Luncurkan PaDi di Tengah Pandemi, 9 BUMN Siap Beri Kesempatan UMKM Serap Kerja

Luncurkan PaDi di Tengah Pandemi, 9 BUMN Siap Beri Kesempatan UMKM Serap Kerja

Ahmad
2020-08-17 14:46:57
Luncurkan PaDi di Tengah Pandemi, 9 BUMN Siap Beri Kesempatan UMKM Serap Kerja
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Instagram/erickthohir

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Senin, 17 Agustus 2020 akan meluncurkan program PaDi (Pasar Digital) untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat ikut serta dalam pengadaan belanja modal atau capital expenditure (capex) perusahaan pelat merah dengan nilai sebesar Rp250 juta hingga Rp14 miliar.

Lebih lanjut, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan di tahap pertama akan ada sembilan BUMN yang turut serta mendukung UMKM untuk bisa menyerap anggaran belanja modal yang telah dialokasikan untuk program PaDi oleh masing-masing perusahaan.

Baca Juga: Resmi Uang Peringatan Khusus HUT RI ke-75 Diluncurkan

Berdasarkan data yang didapat, Senin, 17 Agustus 2020, sembilan BUMN yang siap bergabung dalam peluncuran program PaDi hari ini di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI, PT Pertamina (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Telkom Indonesia (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero) atau PP.

Bulan Januari 2021, akan ada penambahan jumlah BUMN yang berpartisipasi menjadi 30 perusahaan, 

Dalam kesempatan itu, Erick berharap setelahnya di Juli hingga Desember tahun depan seluruh BUMN bisa ikut berpartisipasi dalam kebijakan ini.

"Kita harapkan kalau seluruh BUMN berjalan nanti kurang lebih setahun itu capex-nya Rp18 triliun lebih," ujar Erick di Jakarta.

Baca Juga: Jelang Tahun Baru Islam 1442 H, Ini Amalan Sunnah di Bulan Muharram

Sekedar informasi, Dalam program PaDi, Erick melarang perusahaan BUMN untuk ikut dalam tender proyek atau pengadaan barang yang dilakukan oleh BUMN lainnya dengan besaran nilai tersebut. Erick mengatakan proyek-proyek dengan besaran nilai tersebut harus diberikan pada UMKM. Ia tidak mau lagi memberikan kesempatan bagi perusahaan-perusahaan besar ataupun sesama BUMN terlibat dalam proyek yang sama. 

"Kami ingin membantu UMKM, kita enggak mau lagi capex BUMN yang Rp250 juta-Rp14 miliar diambil BUMN juga" tutur Erick.

Ia mengatakan ada delapan kategori pekerjaan atau kegiatan belanja BUMN yang bisa ditawarkan pada UMKM di antaranya material konstruksi, pengadaan dan sewa peralatan-mesin, jasa konstruksi dan renovasi, jasa perawatan peralatan dan mesin, jasa ekspedisi dan pengepakan, jasa advertising, pengadaan dan sewa perlengkapan-furnitur, serta katering dan snack.


Sumber: Tribunnews, Medcom


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00