Tekan Dampak Ekonomi akibat Corona, Jokowi Tegaskan Gunakan Prinsip Gas dan Rem
Foto
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Instagram/jokowi

Tekan Dampak Ekonomi akibat Corona, Jokowi Tegaskan Gunakan Prinsip Gas dan Rem

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas menegaskan kepada jajarannya di pusat dan daerah, termasuk bupati dan walikota, untuk menerapkan prinsip gas dan rem dalam penanganan virus corona (covid-19) dan dampak ekonomi yang timbul.

"Urusan kesehatan, urusan ekonomi, dua hal yang sama-sama penting. Tidak bisa hanya urusi covid-19, tetapi ekonomi tidak diurus. Ini akan menimbulkan problem sosial ekonomi di masyarakat. Saya berulang sampaikan, gas dan rem," imbuhnya, Selasa 11 Agustus 2020.

Prinsip gas dan rem yang dimaksud Jokowi adalah melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat covid-19 melalui sejumlah tahapan, termasuk prioritas sektor yang dibuka mulai dari yang rendah.

Baca Juga: Viral, Seorang Pria di Palangka Raya Ditangkap saat Asyik Onani di Depan Salon Kecantikan, Polisi: Terancam 10 Tahun Bui

"Membuka sebuah wilayah dengan kondisi yang ada, jangan langsung buka. Timing (waktu) ini penting sekali. Tahapan yang harus dilakukan, sektor yang risiko rendah didahulukan, yang tinggi di-rem," katanya.

"Jangan sampai kita masuk new normal dianggap sudah nggak ada masalah. Ini yang harus diingat," ujar Jokowi menekankan.

Kasus harian positif corona terus meningkat. Hingga Senin 10 Agustus 2020, kasus positif di dalam negeri mencapai lebih dari 127.083 orang, dengan jumlah korban meninggal sebanyak 5.765 orang, dan kasus sembuh melibatkan 82.236 orang.

Terkait dampak ekonomi, pemerintah juga menyiapkan berbagai program jaring pengaman sosial. Salah satunya bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat.

Baca Juga: Terkait Wacana Ganjil Genap 24 Jam, Polda Metro: Tunggu Kajiannya

Ia merinci bansos yang diberikan, antara lain bansos tunai (BLT), subsidi listrik dan gratis tagihan bagi pelanggan 450 VA. Kemudian, usaha kecil melalui kredit, dan penjaminan, BLT pekerja bergaji di bawah Rp5 juta, hingga kartu prakerja bagi masyarakat yang kena PHK.

Sekadar mengingatkan, Pemerintahan Jokowi menyiapkan anggaran terkait corona sebesar Rp695,2 triliun. Dari jumlah itu, sekitar Rp151,25 triliun atawa 21,75 persen sudah terealisasi.





Sumber: CNN, Kompas, Detik



Tag :

Presiden JokowiVirus coronaPSBBEkonomiVaksin Corona

Artikel Terkait :

  • Jadwal KRL Terbaru Hari Ini Selama PSBB, Posisi Real Time

  • Tanpa Gejala, Ketua KPU Arief Budiman Positif Corona dan Isolasi Dirumah

  • Biografi Lengkap Beckham Putra, Gelandang Lincah Timnas U-19

  • Biografi Lengkap David Maulana, Gelandang Terbaik U-19


  • Share to: