Rumah Youtuber Kontoversial Jake Paul, Digeledah FBI

Rumah Youtuber Kontoversial Jake Paul, Digeledah FBI

Yuli Nopiyanti
2020-08-06 23:11:20
Rumah Youtuber Kontoversial Jake Paul, Digeledah FBI
Rumah Youtuber Kontoversial Jake Paul, Digeledah FBI (Foto:Dok.Instagram/jakepaul)

Ramai di media sosial pasalnya Federal Bureau of Investigation (FBI) menggeledah rumah YouTuber Jake Paul di California pada Rabu 5 Agustus pagi. Dilansir dari TMZ, ditemukan sebuah senjata api di kediamannya.

Tak hanya itu saja bahkan di lansir dari Variety pada Kamis 6 Agustus 2020, penggeledahan ini dilakukan di bawah surat perintah penggeledahan federal sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap Paul.

"Kami memahami bahwa surat perintah penggeledehan dieksekusi di rumah Jake di Calabas pagi ini sementara Jake sedang tidak ada. Kami masih mengumpulkan informasi dan akan bekerja sama dalam penyelidikan," jelas pengacara Paul Richard A. Schonfeld kepada Variety.

Baca Juga: YouTuber Turah Diduga Pelecehan Seks, KBRI Moskow: Kita Akan Cek

Namun tak hanya itu saja bahkan hal ini juga merupakan penyelidikan yang dilakukan usai kejadian kekerasan yang terjadi di mal Arizona pada Mei lalu. Selain itu, rumah rekannya, Arman Izadi, juga turut diperiksa karena diduga terkait dengan kejadian tersebut.

Dilansir dari CNN, pada Juni lalu Jake Paul dikenakan pasal atas tindakan penerobosan setelah sebuah video menunjukkan wajahnya saat berada di Scottsdale, Arizona, ketika penjarahan mal tersebut terjadi.

Melalui Twitternya, Paul sempat menyangkal tudingan tersebut dan mengatakan dirinya tak pernah terlibat dalam penjarahan ataupun tindakan vandalisme. Pihak kepolisian pun sempat menghentikan penyelidikan terhadap Jake Paul, Arman Izadi dan Andrew Leon.

Namun nyatanya, penyelidikan tersebut malah diambil alih oleh FBI dan menjadi masalah yang lebih serius.

"Departemen kepolisian Scottsdale sedang berkoordinasi dengan pihak pusat dan FBI untuk memastikan jika keadllan ditegakkan atas kejadian kriminal di Scottsdale Fashion Square pada 30 Mei 2020," ujar kepolisan Scottsdale dalam rilisnya.

Hingga saat ini pihak Jake Paul pun masih tak memberikan komentar apa-apa. Mereka memilih menunggu penyelidikan tersebut.

"Kami masih mengumpulkan informasi dan akan membantu penyelidikan," ujar pengacara Jake Paul, Richard Schonfeld, pada TMZ.

Tak hanya itu saja bahkan pada saat penggeledahan Paul pun disebut tak berada di rumah yang menjadi kantor dari tim YouTubenya yakni Team 10. Tak ada yang ditahan dalam penggeledahan tersebut seperti yang diungkapkan dalam The Verge.

Dikabarkan juga bahwa Jake Paul dan rekannya memang dikenal sebagai sosok yang kontroversial. Pada saat demo Blacklivesmatter yang berakhir penjarahan, wajahnya sempat terekspose dalam sebuah video yang diunggah netizen. Namanya pun ramai dibahas di dunia maya, namun ia langsung memberikan klarifikasi terkait kabar itu.

Sang YouTuber juga sempat mendapatkan kritikan dari Gubernur Calabasas, California, usai menggelar pesta di kediamannya selama masa pandemi Corona. Akibat hal tersebut pemerintah setempat pun mulai menjatuhkan denda pada orang-orang yang tak menggunakan masker saat berada di luar rumah.

Namun tak hanya itu saja pasalnya hal ini merupakan penyelidikan yang dilakukan usai kejadian kekerasan yang terjadi di mal Arizona pada Mei lalu. Selain itu, rumah rekannya, Arman Izadi, juga turut diperiksa karena diduga terkait dengan kejadian tersebut.

Dilansir dari CNN, pada Juni lalu Jake Paul dikenakan pasal atas tindakan penerobosan setelah sebuah video menunjukkan wajahnya saat berada di Scottsdale, Arizona, ketika penjarahan mal tersebut terjadi.

Diktahui juga bahwa melalui Twitternya, Paul sempat menyangkal tudingan tersebut dan mengatakan dirinya tak pernah terlibat dalam penjarahan ataupun tindakan vandalisme. Pihak kepolisian pun sempat menghentikan penyelidikan terhadap Jake Paul, Arman Izadi dan Andrew Leon.

Baca Juga: Fakta-fakta Turah Parthayana Youtube yang Terjerat Kasus Pelecehan Seksual

Namun nyatanya, penyelidikan tersebut malah diambil alih oleh FBI dan menjadi masalah yang lebih serius.

Jake, bahkan juga menolak jika dirinya disebut terlibat dalam aksi kerusuhan dan penjarahan. Dia mengaku keberadaannya di mal tersebut sebagai bagian dari aksi protes Black Lives Matter.

"Berikan saya denda, dan mari kita kembali fokus pada George Floyd dan Black Lives Matter," cuit Jake di Twitter pada 4 Juni 2020.

Tak hanya itu saja bahkan diketahui juga bahwa sang YouTuber juga sempat mendapatkan kritikan dari Gubernur Calabasas, California, usai menggelar pesta di kediamannya selama masa pandemi Corona. Akibat hal tersebut pemerintah setempat pun mulai menjatuhkan denda pada orang-orang yang tak menggunakan masker saat berada di luar rumah.


Sumber:medcom.;tribunnews,insertlive,detik


Share :