Dua orang astronaut NASA, Bob Behnken dan Doug Hurley menceritkan berapa gaduhanya, rasa panas dan guncangan untuk kembali dari luar angkasa di pesawat ruang angkasa Crew Dragon pada hari Minggu lalu.
Behnken dengan jelas menggambarkan awan yang mengalir di dekat jendela dan tersentak yang rasanya seperti "dipukul di belakang kursi dengan tongkat baseball". Demikian seperti mengutip BBC, Rabu 5 Agustus 2020.
Namun, Hurley dan Behnken mengatakan bahwa wahana antariksa itu tampil seperti yang diharapkan.
Baca Juga: Viral Masih Tutup Puluhan Pendaki 'Dugem' di Gunung Rinjani
Mereka tiba melalui Teluk Meksiko, mengakhiri misi kru komersial pertama NASA ke stasiun ruang angkasa.
"Ketika kami turun melalui atmosfer, saya pribadi terkejut betapa cepatnya semua peristiwa terjadi. Sepertinya hanya beberapa menit kemudian, setelah luka bakar [de-orbit] selesai, kami bisa melihat ke luar jendela dan melihat awan melintas," katanya pada siaran konferensi pers dari NASA Space Center NASA di Houston.
Ketika pesawat ruang angkasa yang dinamai Endeavour oleh krunya, turun melalui atmosfer, keributan meningkat besar dan mesin pendorong mulai menembak terus menerus.
"Saya memang merekam beberapa audio tetapi tidak terdengar seperti mesin, itu terdengar seperti binatang," kata Behnken.
Baca Juga: Batu Hitam Luar Angkasa Diduga Meteor Jatuh di Sumatera Utara
Selama kembali dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), modul kru harus terpisah dari bagian yang disebut bagasi, yang memiliki panel surya dan radiator penghilang panas.
Behnken juga menggambarkan perasaan "panas" di dalam kapsul. Dia memuji para insinyur yang bekerja di pesawat ruang angkasa Dragon Crew: "Saya tidak bisa mengatakan cukup tentang seberapa baik tim SpaceX melatih kita," katanya.
Sumber: Liputan 6