Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan pandemi covid-19 atau virus corona menjadi momentum transpormasi ke era digital. Secara langsung, ujarnya, pandemi mengubah pola cara kerja dan aktivitas masyarakat.
"Pandemi COVID-19 ini harus bisa dijadikan momentum untuk percepatan transformasi digital. Karena pandemi mengubah struktural cara kerja, bicara, beraktivitas, cara berkonsumsi, belajar. Bertransaksi yang sebelumnya offline, dengan kontak fisik, sekarang menjadi lebih banyak online," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas soal transformasi digital di Istana Merdeka, pada Senin, 3 Agustus 2020.
Jokowi ingin Indonesia memanfaatkan pandemi corona untuk mempercepat transformasi digital. Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi elemen penting untuk mewujudkan era digital.
"Untuk melakukan transformasi digital negara kita membutuhkan talenta digital sebanyak kurang lebih 9 juta orang untuk 15 tahun ke depan," kata dia.
"Ini perlu betul-betul sebuah persiapan untuk kurang lebih 600 ribu per tahun sehingga kita bisa membangun sebuah ekosistem yang baik bagi tumbuhnya talenta-talenta digital kita," lanjut Jokowi.
Baca juga: Kisah Istri Rudy Ramli, "Direbut" Djoko Tjandra
Jokowi mengatakan, para menteri terkait erat dengan transpormasi ke era digital. Selain itu, regulasi juga diterbitkan juga harus mendukung transformasi digital di Indonesia.
Baca juga: Ganjil Genap Kembali Diberlakukan, Ini 13 Kendaraan yang Bebas Tilang
"Saya minta yang berkaitan dengan regulasi, berkaitan dengan skema pendanaan, dan pembiayaan transformasi digital segera disiapkan secepat-cepatnya," ujar Jokowi.
Sumber: Kumparan