TikTok tengah menjadi sorotan bagi Pemerintah Amerika Serikat. Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk melarang penggunaan aplikasi asal China tersebut.
TikTok memang tengah digandrungi masyarakat hampir seluruh dunia. TikTok mulai naik daun saat wabah virus corona mewabah di dunia. Penggunanya tidak hanya kalangan remaja, tapi tua muda hingga anak-anak gandrung pada aplikasi video sharing yang menampilkan konten video tersebut.
Baca juga: Sosok Pablo Escobar, Mafia Narkoba Terbesar di Dunia Sampai Jadi Orang Terkaya
Terkait wacana pelarangan TikTok Amerika Serikat, Donald Trum masih memantau. Merujuk Reuters, Trump menyebut masih belum memutuskan untuk memblock aplikasi asal Tiongkok tersebut.
"Kami sedang melihat TikTok, Kami mungkin akan melarang TikTok, kami mungkin melakukan beberapa hal lain. Ada beberapa Opsi," Presiden Donald Trump pada kepada wartawan.
Walau belum pasti, Amerika tampak sangat terganggu dan khawatir dengan maraknya pengguna TikTok di AS. Namun Trump masih melihat berbagai kemungkinan untuk menyikapi wacana tersebut.
Baca juga: Siap-siap, Ganjil Genap Berlaku Lagi!!!
"Tapi banyak hal terjadi sehingga kami akan melihat apa yang terjadi tetapi kami melihat banyak alternatif sehubungan dengan TikTok," ucap Trump.
Namun jika pelarang tersebut terjadi, pastinya keputusan Trump tersebut akan menjadi pukulan telak bagi perusahaan pemilik TikTok, ByteDance yang berkantor di Beijing. Hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak ByteDance dan TikTok terkait pengumuman Trump ini.
Sumber: Tempo