Ingin Mendapat Berkah, Makam Keramat Kampung Pulo di Jakarta Timur Ini Kerap Dikunjungi Pejiarah

Ingin Mendapat Berkah, Makam Keramat Kampung Pulo di Jakarta Timur Ini Kerap Dikunjungi Pejiarah

Alpandi Pinem
2020-07-08 09:30:00
Ingin Mendapat Berkah, Makam Keramat Kampung Pulo di Jakarta Timur Ini Kerap Dikunjungi Pejiarah
Makam Keramat Kampung Pulo di Jakarta Timur (Istimewa)


Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur merupakan salah satu kampung yang mempunyai cerita menarik dan unik di dalamnya. Salah satu di antaranya adalah adanya makam keramat yang diyakini mampu membawa kharomah atau berkah bagi para pengunjung.

Makam Mualim Kosim adalah salah satu yang dikeramatkan oleh warga Kampung Pulo. Makam ini terletak di Gang 1, Kampung Pulo. Selama hidupnya, Mualim Kosim merupakan seorang pengajar agama Islam.

Baca Juga : Fenomena Mistis di Komplek Makam Mbah Kuwu di Cirebon yang Kerap Dikunjungi Para Pejiarah

Baca Juga : Kisah Misteri Makam Orang Sakti di Banyumas yang Kerap jadi Tempat Ritual Warga

Baca Juga : Kisah Angker Makam Keramat Plangon di Cirebon Bikin Pasangan yang Berani Cabul Mati Gencet


Dilansir dari berbagai sumber Kyai Kosim terkenal sebagai pengajar agama dan pemberi panutan kepada masyarakat. Dia juga merupakan tokoh yang dihormati warga setempat karena rekam jejak sampai kepercayaan warga tentang karomah yang dimilikinya.

Bahkan kabarnya salah satu murid Kyai Kosim pernah bertemu sang guru di tanah suci Mekah, padahal waktu itu sang guru sudah meninggal 35 tahun yang lalu. Kyai Kosim diketahui meninggal sekitar tahun 1955 pada usia sekitar 85 tahun.

Warga kemudian memakamkan Kayi Haji Kasim bersama beberapa anggota keluarganya, di bantaran Ciliwung. Makam ini kerap dikunjungi warga Kampung Pulo sendiri atau pun warga luar. Biasanya, para pengunjung makam berdoa untuk memohon berkah dan keselamatan.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00