Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan reklamasikan akan memperluas Ancol, salah satu caranya dengan membangun museum sejarah nabi. Rencana ini diumumkan oleh Sekda DKI, Saefullah dalam video conferance yang disiarkan di akuan youtube Pemprov DKI, pada Jumat, 3 Juli 2020.
"Selanjutnya Pemprov DKI Jakarta berkomiten untuk memanfaatkan tanah hasil perluasan secara transparan dan mengutamakan kepentingan publik, di antaranya pembangunan tempat bermain anak dan pembangunan museum internasional sejarah Rasulullah SAW. dan peradaban islam di kawasan Ancol tersebut," kata Saefullah.
Sementara itu, Fraksi Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI menolak perluasan wisata Ancol dengan alasan biaya.
Baca juga: Kasus Sembuh Covid-19 di Dunia Capai 92 Persen dari Closed Cases
"Di luar pembangunan museum sejarah Nabi Muhammad SAW, Freksi Golkar menolak perluasan kawasan wisata Ancol. Apalagi melalui reklamasi yang tentu memerlukan biaya yang tinggi," kata Sekretaris Fraksi Golkar DKI Jakarta, Judistira Hermaawan pada Jumat, 3 Juli 2020.
Suara berbeda dikemukakan oleh Sekretaris Fraksi PAN di DPRD DkI mengatakan, rencana pembangunan museum sejarah Nabi dusah bagus. Namun, Pemprov DKI bisa memilih lokasi lain.
Baca juga: Luhut dan Edhy Janjikan Ekspor Ikan Naik Hingga 100 Persen, Gini Strateginya
"Museum Nabi bagus sekali, Jakarta koa yang dibangun oleh para ulama tapi baiknya cari tempat lain untuk menghindari pertentangan wacana pembinaan umat Islam dan pertimbangan ekosistem," ujarnya.