TikTok, ShareIT, dan UC Browser serta puluhan aplikasi lain, kebanyakan asal China, telah dilarang oleh pemerintah India. Pemerintah China pun melontarkan tanggapan.
Seebelumnya, pelarangan dilakukan di tengah tensi tinggi menyusul tewasnya 20 tentara India dalam bentrokan dengan tentara China di perbatasan Himalaya. Kementerian Teknologi India menyebut aplikasi itu dianggap tidak aman karena membahayakan data pengguna.
Baca Juga: Gak Perlu Jual Data Pengguna, Google Berhasil Raup Keuntungan
"Pengumpulan data mengganggu keamanan dan pertahanan nasional India, sebuah kekhawatiran sangat mendalam yang membutuhkan tindakan darurat," sebut Kementerian Teknologi Informasi India, dilansir dari Reuters, Rabu 1 Juli 2020.
"China amat prihatin terhadap pengumuman yang dikeluarkan pihak India. Kami memeriksa dan memverifikasi situasi ini," sebut Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian.
Baca Juga: Iphone SE 2 Banyak Beredar di Batam, Distributor Resmi Geram, Minta Pelaku Ditindak
"Pemerintah India punya tanggung jawab untuk menjunjung tinggi hak-hal legal investor internasional, termasuk dari China. Kerja sama antara China dan India sebenarnya saling menguntungkan dan win win," tambahnya, mengindikasikan China merasa heran terhadap pelarangan TikTok dkk.