Lonjakan penggunaan layanan 5G diperkirakan meningkat hingga lima kali lipat selama perayaan Tahun Baru Imlek Tahun Kuda. Peningkatan ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat, aktivitas komunikasi digital, serta konsumsi konten berbasis internet berkecepatan tinggi selama periode libur panjang. Momentum perayaan yang identik dengan silaturahmi jarak jauh turut mendorong kebutuhan koneksi yang stabil dan cepat.
Operator telekomunikasi memproyeksikan lonjakan trafik data akan terkonsentrasi di pusat perbelanjaan, kawasan wisata, terminal, bandara, dan permukiman padat penduduk. Aktivitas seperti panggilan video, siaran langsung, berbagi konten di media sosial, hingga transaksi digital menjadi faktor utama peningkatan penggunaan jaringan generasi kelima ini.
Teknologi 5G dinilai mampu mengakomodasi lonjakan tersebut karena memiliki kapasitas yang lebih besar dan latensi yang lebih rendah dibanding generasi sebelumnya. Dengan kecepatan unduh yang tinggi, masyarakat dapat menikmati layanan streaming resolusi tinggi serta gim daring tanpa hambatan berarti, meskipun terjadi kepadatan trafik secara bersamaan.
Sejumlah operator juga telah melakukan optimalisasi jaringan dan penambahan kapasitas di titik-titik strategis guna memastikan kualitas layanan tetap terjaga. Langkah ini mencakup peningkatan infrastruktur, pemantauan trafik secara real-time, serta penempatan perangkat tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penggunaan.
Meningkatnya permintaan 5G selama periode perayaan menunjukkan transformasi digital masyarakat yang semakin pesat. Momentum ini tidak hanya mencerminkan perubahan pola komunikasi, tetapi juga menjadi indikator pertumbuhan ekosistem digital yang terus berkembang di berbagai sektor.






