Meski Gaji Komisaris Pertamina Sampai Rp. 170 Juta, Tapi Soal Pengaruh, Ahok Ngaku Tetap Enakan Jadi Gubernur Jakarta

Meski Gaji Komisaris Pertamina Sampai Rp. 170 Juta, Tapi Soal Pengaruh, Ahok Ngaku Tetap Enakan Jadi Gubernur Jakarta

Ahmad
2020-06-28 13:56:56
Meski Gaji Komisaris Pertamina Sampai Rp. 170 Juta, Tapi Soal Pengaruh, Ahok Ngaku Tetap Enakan Jadi Gubernur Jakarta
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak sungkan menyebutkan berapa besar gajinya kini sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Foto: Istimewa

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak sungkan menyebutkan berapa besar gajinya kini sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). 

Dalam siaran langsung Instagram @kickandyshow, Sabtu 27 Juni 2020 malam, Ahok secara terbuka menyebutkan gajinya sebagai Komut Pertamina cukup besar dibandingkan saat dia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

Baca Juga: Ini Penjelasan LIPI, Bagaimana Jamur Enoki Tercemar Bakteri

Sebagai Komut Pertamina, dia mendapatkan gaji Rp 170 juta per bulan. 

"Kalau gaji, gedean komisarislah. Jauh (dibanding sebagai gubernur). Kalau di Pertamina kita bisa dapat Rp 170 juta gaji," ujar dia.

Namun, Ahok mengaku bahwa lebih enak menjadi gubernur atau kepala daerah, jika ukurannya adalah pengaruh dan kewenangan. Menurut dia, keuntungan menjadi gubernur tak lain karena bisa menolong orang banyak. "Jadi gubernur lebih enak karena bisa menolong orang banyak," kata Ahok.

Baca Juga: Enam Rumah di Penjaringan Dilalap Api Semalam

Dia mengemukakan, saat menjadi gubernur dia memiliki dana operasional sebesar Rp 3 miliar yang bisa dibagikan kepada masyarakat miskin, langsung ke rekening mereka masing-masing. 

Bantuan diutamakan untuk menyelesaikan masalah ijazah yang ditahan sekolah karena adanya tunggakan pembayaran sekolah.

"Saya punya dana operasional Rp 3 miliar langsung dibagi ke warga miskin ke rekening dia masing-masing. Kalau tanpa gubernur bisa Rp 4 miliar," ungkapnya.


Share :