Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi siang, Kamis 18 Juni 2020 masih berkutat di zona merah sejak sesi pembukaan pagi tadi. Laju negatif bursa saham Tanah Air mengiringi kurs rupiah yang bergerak mendatar terhadap dolar Amerika Serikat (USD).
Hingga sesi I, IHSG melemah tipis ke level 4.981,50 usai kehilangan -6,28 poin atau setara 0,13%. Sebelumnya pada pembukaan pagi tadi, bursa dalam negeri jatuh -12,20 poin atau -0,24% menjadi 4.975,57 dibandingkan Rabu kemarin yang bertengger di 4.987,78.
Baca Juga: Digadang-gadang Dapat Menyembuhkan Pasien Covid-19, Apa Itu Dexamethasone? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Nilai transaksi pada bursa Indonesia siang tercatat sebesar Rp3,34 triliun dengan volume mencapai 4,78 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp53,75 miliar dengan aksi jual asing Rp741,48 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp687,72 miliar.
Tercatat sebesar 214 saham menguat, 212 saham melemah dan 171 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Grand Kartech Tbk. (KRAH), PT Paninvest Tbk. (PNIN) dan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS).
Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM) serta PT Astra International Tbk (ASII).
Baca Juga: Komet Lemmon Akan Tampak Pada Petang Ini
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi siang terlihat bergerak mendatar, saat data Yahoo Finance dan Limas menunjukkan rupiah bergerak stagnan. Sedangkan ata Bloomberg, pada perdagangan spot exchange memperlihatkan tren negatif, usai menyusut menjadi Rp14.099/USD dibandingkan kemarin Rp14.082/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.025-Rp14.099/USD.