Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD DKI Jakarta colek Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait antisipasi kelonjakan pengunjung mal. Hal ini karena adanya euforia dari warga Jakarta karena lebih dari dua bulan tidak belanja di mal.
"Harus diantisipasi lonjakan pengujung mal. Ada semacam euforia warga ibu kota untuk mengunjungi mal yang ditutup sejak pembatasan sosial berskala besar diberlakukan di Jakarta," ujar Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino di Jakarta, Senin, 15 Juni 2020.
Baca juga: Di Tengah Pandemi, Bagaimana Menjaga Hak Pilih Pilkada? Gini Caranya
Ia mengatakan, Pemprov harus terus mengontrol jalannya protokol kesehatan yang diterapkan. Di samping itu, legislator NasDem ini meminta kepada pihak pengelola mal agar memastika regulasi berjalan dengan baik.
"Konsistensi penerapan protokol kesehatan itu tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah membuat regulasi dan harus memastikan regulasi itu berjalan tegak lurus. Jangan dibuat untuk dilanggar," ucapnya.
Baca juga: PSBB Tangerang Diperpanjang Dengan Sanksi, Hindari Euforia Masyarakat
Wibi menegaskan, Pemprov harus mau bertindak tegas kepada mal yang tidak mau mengikuti protokol kesehatan.
"Jangan ragu-ragu untuk menutup kembali. Pemprov tidak boleh tunduk kepada pengusaha mal nakal," ucapnya