#TagihanPLNOkSaja Viral! Trending Topic Twitter Lebih dari 10 Jam

#TagihanPLNOkSaja Viral! Trending Topic Twitter Lebih dari 10 Jam

Dedi Sutiadi
2020-06-09 22:15:28
#TagihanPLNOkSaja Viral! Trending Topic Twitter Lebih dari 10 Jam
Olisyrasi pengisian token listrik. (Foto: Istimewa)

Tagar #TagihanPLNOkSaja trending di twitter selama lebih dari 10 jam. Tagar ini pun langsung viral karena mampu bertahan begitu lama sehingga mengundang penasaran warganet. 

Setelah ditelusuri, isu penting yang diangkat dari tagar #TagihanPLNOkSaja adalah tentang penjelsan PLN mengenai isu lonjakan biaya listrik di tengah pandemi. Terkait isu ini PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menegaskan tidak ada kenaikan tarif. 

Baca juga: Ini Kata PLN Penyebab Tagihan Listrik Melonjak Lagi

Hal tersebut dijelaskan oleh Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril bahwa tingginya tagihan biaya listrik karena dampak penjumlahan rata-rata tiga bulan terakhir selama penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di masa wabah virus corona. 

“Lonjakan pada sebagian pelanggan tersebut terjadi semata-mata karena pencatatan rerata rekening sebagai basis penagihan pada tagihan bulan Mei, pada bulan Juni ketika dilakukan pencatatan meter aktual selisihnya cukup besar,” katanya, dalam konferensi virtual, Sabtu 6 Juni 2020.

Belajar dari bulan lalu maka PLN justru berusaha untuk melindungi pelanggan dari lonjakan tagihan listrik tersebut dengan membuat skema perlindungan lonjakan ini pada tagihan bulan Juni.

Baca juga: Tagihan Listrik Membludak, Termasuk di Rumah Direktur PLN Ini, Naik 100 Persen

Sekali lagi Bob menerangkan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik. Kenaikan tagihan listrik sebab kebijakan PSBB yang mengharuskan masyarakat di rumah sehingga penggunaan tarif listrik menjadi meningkat. 

"Kalau dilihat ini pemakaian listrik bulan Mei di rekening Juni kenaikan tinggi sekali, karena pemakaian memang besar bukan karena kenaikan tarif listrik. Kami tidak bisa mengubah tarif listrik, itu kewenangan Kementerian ESDM menurut UU.  Pemakaian besar yang kemudian dicarry over ke bulan selanjutnya selama tiga bulan," tutur Bob.

PLN sedang berusaha untuk mengatur skema agar masyarakat tidak diberatkan dengan lonjakan tagihan. Nantinya, pelanggan yang mendapatkan relaksasi hanya akan membayarkan 40 persen dari kenaikan tagihan. Lalu untuk sisanya sebesar 60 persen akan dicicilkan selama tiga bulan ke depan di mulai dari rekening bulan Juli. 


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00