Melawan Lupa! Duhung Senjata Tertua Suku Dayak Ngaju

Melawan Lupa! Duhung Senjata Tertua Suku Dayak Ngaju

Ekel Suranta Sembiring
2020-05-22 16:42:04
Melawan Lupa! Duhung Senjata Tertua Suku Dayak Ngaju
Duhung (foto: Kumparan)

Suku Dayak Ngaju penyu senjata tradisional yang sudah sangat tua, namanya Duhung. Senjatan khas ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu, bisa dikatakan sebelum era mandau.

Senjata ini adalah senjata ritual yang di mana di dalam beberapa cerita tutur senjata inilah yang digunakan oleh tokoh-tokoh Dayak Ngaju Ot Danum, semisal kisah Sahawong melawan Raja Iblis yang banyak memakan manusia.

Baca Juga: Legenda Batu Balian di Kalsel, Tempat Suku Dayak Adu Kuat Ilmu

Duhung yang merupakan senjata masyarakat Dayak Ngaju ini dikenal sebagai senjata yang digunakan untuk serangan jarak dekat. Berukuran kecil, berbeda seperti mandau, senjata ini termasuk senjata tikam dan tusuk yang sederhana dengan bilah yang simetris. Karena itu mereka kerap membawanya dalam kegiatan berburu untuk melindungi diri dari serangan binatang buas dalam jarak yang dekat.

Senjata tradisional ini juga merupakan mata tombak yang dapat digunakan sebagai pisau. Sebagai pisau, senjata ini dilengkapi dengan gagang bulat dan sebuah sarung yang terbuat dari kayu. Pada zaman dahulu oleh masyarakat Dayak juga digunakan sebagai senjata untuk berperang.

Selain digunakan sebagai pertahanan diri dari musuh, senjata Dayak yag menyerupai keris ini dulu digunakan oleh masyarakat untuk berburu dan bercocok tanam. Namun kini hanya boleh dimiliki oleh Pisur atau ketua adat masyarakat Dayak. 

Senjatanya sekarang sudah menjadi semacam pusaka seperti sekarang ini, sehingga tidak dipakai untuk mendampingi aktivitas sehari-hari. Tapi, untuk acara-acara tertentu kadang duhung dikeluarkan sebentar.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00