Aksi Unjuk Rasa 30 April, KSPI Pastikan Akan Ikuti Aturan Social Distancing

Aksi Unjuk Rasa 30 April, KSPI Pastikan Akan Ikuti Aturan Social Distancing

adminweb
2020-04-17 07:00:00
Aksi Unjuk Rasa 30 April, KSPI Pastikan Akan Ikuti Aturan Social Distancing
Presiden KSPI Said Iqbal berencana menggelar aksi unjuk rasa menolak omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta kerja pada 30 April 2020 (Foto:Dok.Istimewa)

Ditengah pandemi virus corona Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berencana menggelar aksi unjuk rasa menolak omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta kerja pada 30 April 2020. KSPI memastikan akan tetap mengikuti aturan social distancing dalam aksi tersebut.


"Dalam aksi nanti buruh akan tetap menjaga jarak peserta aksi, memakai masker, dan membawa hand sanitizer," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam keterangan tertulis pada Kamis 16 April 2020.


Tak hanya itu saja bahkan aksi ini rencananya dilaksanakan di depan DPR RI dan Kantor Kemenko Perekonomian, dan akan melibatkan 50 ribu buruh. Mereka tidak hanya menolak omnibus law RUU Cipta Kerja, tapi juga menuntut agar tidak ada PHK selama pandemi Corona.


"Tuntutan dalam aksi ini adalah tolak omnibus law RUU Cipta Kerja, setop PHK, dan liburkan buruh dengan upah penuh selama pandemi Corona berlangsung," ujar Said.


"Dengan asumsi yang sama, maka kami minta aksi puluhan ribu buruh pada 30 April pun harus diizinkan dan tidak dihalang-halangi," sambungnya.


Bahkan tak hanya itu saja nantinya, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) menyesalkan sikap DPR RI dan pemerintah yang melanjutkan pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja selama masa pandemi Corona.

Namun, dalam surat resmi MPBI kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), dituliskan, MPBI akan menggelar aksi besar-besaran secara nasional jika pembahasan omnibus law tetap dilanjutkan.


"Jika MPBI menggelar, pasti aksinya sangat besar. Jumlah bisa mencapai ratusan ribu," ujar Presiden KSPSI Andi Gani.


"Aksi ini terpaksa kami lakukan, karena ada desakan yang sangat kuat dari anggota kami untuk segera menggelar unjuk rasa guna merespons sikap DPR dan pemerintah yang tetap melanjutkan pembahasan omnibus law," sambungnya.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00