Untuk membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah Pandemi Corona, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajaran kabinetnya menyalurkan bantuan jaring pengaman sosial secepat mungkin.
"Selain itu mekanisme penyelenggaraan jaring pengaman sosial ini (dilakukan) seefisien mungkin," kata Presiden dalam Rapat terbatas jarak jauh, Selasa, 7 April 2020.
Agar masyarakat tidak merasa kesulitan dalam mendapatkan bantuan sosial, presiden meminta mekanisme penyaluran bantuan serta jaring pengaman sosial dibuat secara sederhana.
"Menggunakan cara praktis tidak berbelit-belit, dan (tidak) menyulitkan masyarakat," katanya.
Dalam rapat ini, presiden telah memerintahkan Menteri Sosial Juliari Batubara untuk segera mendistribusikan 200 ribu paket sembako di wilayah jabodetabek.
Selain itu, Jokowi juga meminta percepatan program kartu pra-kerja. Kartu pra-kerja yg akan segera dimulai tanggal 9 April ini.
Perlu diketahui bahwa Anggaran untuk pra-kerja dinaikan 10 triliun menjadi 20 triliun dan penerima manfaatnya 5,6 juta orang terutama untuk yang kena PHK, pekerja informal, pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak covid-19.