Viral Bayi Baru Lahir Bisa Bicara 'Telur Rebus Obat Virus Corona', Fakta atau Hoaks?

Viral Bayi Baru Lahir Bisa Bicara 'Telur Rebus Obat Virus Corona', Fakta atau Hoaks?

Prayogo
2020-03-26 13:30:39
Viral Bayi Baru Lahir Bisa Bicara 'Telur Rebus Obat Virus Corona', Fakta atau Hoaks?
Foto: Twitter

Baru-baru ini pengguna media sosial digegerkan dengan adanya informasi bayi baru lahir bisa bicara. Bayi itu mengatakan bahwa terlur rebus bisa menjadi obat virus corona.


Informasi tersebut banyak dibagikan oleh pengguna Facebook, kemudian banyak masyarakat yang percaya. Sehingga menjadi viral di media sosial.


Saat ini memang wabah virus corona menjadi sebuah wabah yang menyerang dunia. Sehingga banyak orang yang ingin tahu penangkal virus tersebut.


Berita terkait anak yang bisa berbicara dan mengatakan bahwa sebutir terlur yang direbus bisa menjadi pencegah terinfeksi virus corona menjadi angin segar bagi masyarakat.


Setelah ditelusuri, berita soal bayi baru lahir bisa bicara itu mulai menyebar pada 25 Maret 2020, di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.


Informasi di Facebook dan aplikasi pesan Whatsapp mengatakan ada seorang bayi yang baru lahir langsung berbicara. Bayi tersebut mengatakan warga harus makan telur rebus untuk melawan virus corona.


Setelah mengatakan hal tersebut, sang bayi langsung meninggal dunia. Informasi ini tampaknya banyak dipercaya oleh masyarakat. Berdasarkan hasil penelusuran CORRECTO informasi ini adalah hoaks.


Hoaks


Berikut ini narasi pesan yang beredar di media sosial, dan membuat orang percaya:




Banyak orang tampaknya mempercayai rumor tersebut. Mereka mengunggah foto sedang memasak telur ke media sosial.




Tidak ada kepastian lokasi soal bayi tersebut. Lokasinya terus berubah-ubah di seluruh daerah Sulawesi dan beberapa daerah lain. Mulai dari Talaud, Bolaang Mongondow Utara, Luwu Raya, hingga ke wilayah Gorontalo dan Lombok.


Informasi tersebut dinyatakan tidak benar atau hoax, karena belum ada keterangan dari pihak medis bahwa telur rebus bisa menjadi penangkal Covid-19.



Share :
Tags : viralvideo