Informasi yang Menyebut Jokowi Mengarantina 10 Wilayah Ternyata HOAX

Informasi yang Menyebut Jokowi Mengarantina 10 Wilayah Ternyata HOAX

adminweb
2020-03-20 23:00:00
Informasi yang Menyebut Jokowi Mengarantina 10 Wilayah Ternyata HOAX
Foto Istimewa

Hoax terkait virus corona kembali terjadi. Presiden Joko Widodo disebut telah membatasi karantina di sepuluh wilayah di Indonesia sebagai langkah meminimalisir penyebaran virus corona.

”Saya, Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, memberlakukan kerantina parsial terbatas terhadap aktifitas publik di beberapa wilayah di Indonesia, yaitu DKI Jakarta, BEKASI, DEPOK, BOGOR, BANDUNG, SURABAYA, BANTEN, TANGERANG, SEMARANG, BALI.” Menurut penggalan informasi yang menyebar.

Dalam informasi tersebut, terdapat 16 poin yang berisi pembatasan aktivitas publik. Seperti, meliburkan sekolah dan perguruan tinggi, menutup tempat wisata, mengubah kerja ASN menjadi kerja jarak jauh, dan membatasi jam malam pukul 22.00.

Informasi tersebut dinilai aneh lantaran pak Jokowi sama sekali tidak mengatakan jika akan melakukan lockdown pada 15 Maret 2020. Pihaknya hanya akan terus memberikan instruksi terarah agar virus corona tak semakin menyebar di Indonesia.

Sementara itu, Melalui situs resmi presidenri.go.id, Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden langsung mengklarifikasinya dengan mengatakan jika informasi tersebut adalah hoax.

”Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden memastikan bahwa narasi tersebut tidak bersumber dari pernyataan Presiden Joko Widodo maupun sumber lainnya. Presiden dalam keterangan persnya pada Senin, 16 Maret 2020, di Istana Kepresidenan Bogor telah menyampaikan sejumlah arahan yang justru tidak sesuai dengan narasi yang beredar tersebut.” Begitu keterangan yang Biro Pers.


Share :