Tiga Perusahaan BUMN Berencana Lakukan Buyback Saham

Tiga Perusahaan BUMN Berencana Lakukan Buyback Saham

adminweb
2020-03-13 11:26:09
Tiga Perusahaan BUMN Berencana Lakukan Buyback Saham
Foto Istimewa

Di tengah tren koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tiga perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya berencana membeli kembali saham atau buyback. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 12 Maret 2020 terpaksa ditutup lebih cepat karena IHSG anjlok lebih dari 5 persen.

Aksi buyback saham BUMN yang akan dilakukan bertahap selama tiga bulan ini akan dilakukan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT PP (Persero) Tbk., dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.,.

Untuk melakukan buyback saham, PT Wijaya Karya (WIKA) Tbk. telah menyiapkan dana sebesar Rp 300 miliar.

“Periode Pembelian Kembali Saham. 13 Maret 2020 s/d 13 Juni 2020,” tulis manajemen Wijaya Karya, Kamis 12 Maret 2020.

WIKA menunjuk PT Bahana Sekuritas dalam melakukan buyback. Perseroan mengharapkan dengan adanya hal ini, harga saham WIKA dapat memliki pergerakan yang positif.

"Diharapkan dengan buyback maka saham WIKA dapat memiliki pergerakan harga saham yang positif," tulis manajemen.

Untuk melakukan buyback saham, PT PP telah menyiapkan dana sebaesar Rp 250 miliar dan akan mulai membelinya 13 Maret 2020 sampai 12 Juni 2020.

PT PP menunjuk PT Danareksa Sekuritas dalam melakukan buyback. Manajemen PT PP menuturkan, buyback saham ini dilakukan di harga yang dianggap baik dan wajar dengan memperhatikan sejumlah peraturan yang berlaku.

Selanjutnya, untuk melakukan buyback saham, PT Waskita Karya telah menyiapkan dana sebesar PT Rp 300 miliar. Jumlah saham yang akan dibeli tidak melebihi 20 persen dari jumlah modal disetor.

“Kondisi perdagangan saham di Bursa Efek lndonesia sejak awal tahun 2020 sampai dengan ditetapkannya Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini mengalami tekanan yang signifikan yang diindikasikan dari penurunan lndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 18,46 persen dan kondisi perekonomian regionat dan gtobal yang mengatami tekanan dan pelambatan, antara tain disebabkan oleh wabah COVID-19,” keterangan manajemen Waskita Karya pada keterbukaan informasi BEI, Kamis 12 Maret 2020.

Berdasarkan data Waskita, sejak 1 Januari 2020 hingga 11 Maret 2020 tercatat mengalami penurunan sebesar 49 persen ke level 770. Hari ini, hingga perdagangan di Bursa Efek Indonesia dihentikan, saham Waskita turun 16,23 persen ke level 645. "Penurunan signifikan harga saham Perseroan tidak mencerminkan kinerja positif Perseroan, sehingga Perseroan bermaksud untuk menunjukkan komitmennya datam rangka meningkatkan nilai pemegang saham melalui Pembelian Kembali Saham Perseroan, " tulisnya.


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00