Dunia maya memang tidak pernah kehabisan bahan untuk dibahas oleh para netizen. Sampai siang ini, Selasa 10 Maret 2020, tagar #BongkarKorupsiDP0Rupiah menggema. Sekedar informasi, DP Rp 0 DKI Jakarta merupakan janji kampanye Anies Baswedan saat kampanye pada Pilgub DKI Jakarta tahun 2017 silam.
Anies Baswedan yang saat itu maju bersama Sandiaga Uno menjanjikan program penyediaan rumah dengan uang muka atau down payment (DP) 0 rupiah dalam kampanye, tepatnya saat debat pada 10 Februari 2017.
Saat itu Anies mengatakan warga Jakarta sebetulnya bukan tidak mampu membayar kredit rumah, "tapi beban untuk membayar down payment yang besar sekali". Sementara Sandiaga mengatakan program ini bukan untuk "nyari untung", tapi dalam rangka "membantu warga Jakarta mendapatkan housing." Gagasannya, uang muka ini ditalangi dulu--bukan digratiskan atau disubsidi--oleh pemprov lewat APBD. Uang muka akan dialihkan dan disisipkan dalam cicilan bulanan.
Akhir 2019, isu ini mengemuka dan diawali dengan kritikan dari DPRD. Anggota Komisi D Bidang Pembangunan DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Pantas Nainggolan mengatakan, salah satu masalah dari proyek ini adalah legislatif tidak pernah bisa mengawasi detail karena proyek tersebut digarap oleh BUMD.
Lebih lanjut, janji manis Anies kemudian terhadang dengan dugaan korupsi yang diendus pertama kali oleh Bareskrim Polri di Jakarta.
Informasi awal muncul dari adanya surat panggilan dari Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri yang ditujukan pada sejumlah orang dari PD Sarana Jaya. PD Sarana Jaya merupakan BUMD DKI yang bergerak di bidang properti.
Dalam surat panggilan itu tertera dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pembelian aset yang dilakukan PD Sarana Jaya pada tahun 2018-2020. Kasus itu masih dalam tahap penyelidikan, belum ada tersangka yang ditetapkan.
Menaggapi hal tersebut, para warga net pun beraksi. salah satunya akun @_ChusnulCh_ yang mengatakan janji tersebut sudah tidak sesuia dengan janji yang menyediakan tempat tinggal untuk yang lebih membutuhkan.
"Dugaan Korupsi di Balik Pembelian Tanah Proyek Rumah DP Rp 0 DKI.
Sdh ga sesuai dgn janji, yg katanya unk rakyat miskin sekalinya bukan skrng di duga ada korupsi.
Begini jk dr awalnya menipu hny unk jd gub jdnya ga ridhoi.
#BongkarKorupsiDP0Rupiah" kata akun tersebut.
Akun @kangdede juga tidak mau kalah, dia mencuitkan dukungan kepada Bareskrim Polri untuk segera ungkap dugaan korupsi tersebut.
"Yang setuju @BareskrimPolri usut & #BongkarKorupsiDP0Rupiah Sila RETWEET! Bareskrim Selidiki Dugaan Korupsi Pembelian Tanah oleh BUMD DKI," katanya.