Jakarta Propertindo (Jakpro) menyatakan
aspal yang sudah diujicoba di Monas mudah dikelupas karena telah sesuai standar
internasional.
Corporate Secretary Jakpro Hani
Sumarno mengklaim aspal sementara itu tidak akan rontok atau bergeser ketika
dilintasi.
"Berpuluh kali teknis
seperti itu digunakan FEO (Formula E Operation) di berbagai negara," kata
Hani melalui pesan singkat, Kamis 27 Februari 2020.
Diketahui aspal untuk lintasan
balap Formula E telah selesai diujicoba di kawasan Monas. Aspal ini dipasang di
atas cobblestone. Aspal itu telah selesai dikelupas pada Selasa 25 Februari
2020.
Sementara itu, Deputi Bidang
Teknis OC Formula E Jakarta Wisnu Wardhana mengatakan, aspal telah diuji geser
dengan melibatkan truk sebelum dikelupas. Caranya truk melaju di atas aspal
lalu melakukan pengereman. Uji coba seperti ini bertujuan mengamati seberapa
kuat aspal yang sudah melekat di cobblestone terhadap gesekan.
Pada tahap pengelupasan dilakukan
memakai cold milling machine untuk melihat seberapa mudah hal itu dilakukan dan
bagaimana efeknya terhadap cobblestone.
Setelah pengelupasan selesai,
tahap selanjutnya adalah membersihkan area cobblestone yang sebelumnya
terlapisi aspal. Hasilnya, menurut Wisnu, cobblestone bisa kembali seperti
semula.
"Secara umum, hasil uji coba
pengaspalan memuaskan. Adapun keputusan akhir apakah geotextile atau sandsheet
yang dipilih untuk pengaspalan laga Formula E, belum dapat dipastikan hari ini.
Kami perlu waktu untuk rapat berikutnya," kata Wisnu.