Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghimbau
negara-negara yang belum terdampak virus Corona untuk terus siaga. WHO mengatakan
bahwa negara manapun bisa terinfeksi virus corona.
"Jangan sampai ada negara
yang beranggapan bahwa mereka tidak akan terdampak virus Corona. Itu kesalahan
fatal," ujar Sekjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, Jumat, 28 Februari
2020.
Jumlah kasus virus Corona di
seluruh dunia terus bertambah. Jumlahnya sudah mencapai 83.265, jumlah korban
meninggal ada 2.858 orang. sedangkan jumlah pasien yang telah sembuh, ada
36.436 orang.
Negara yang terinfeksi virus
Corona paling parah adalah Cina. Sementara itu, baru-baru ini negara yang
menjadi sorotan adalah Italia dan Korea Selatan. Pasalnya jumlah kasus di kedua
negara tersebut cukup pesat.
Hingga saat ini masih ada negara
yang belum terinfeksi, salah satunya Indonesia. walau dikelilingi berbagai
negara yang terinfeksi virus Corona seperti Malaysia, Singapura, dan Australia.
Namun Pemerintah Indonesia masih optimistis negaranya tidak akan terdampak,
walapun hal tersebut diragukan banyak pakar medis mengingat virus Corona sulit
dideteksi.
WHO menyarankan agar semua negara
terus siaga akan kemungkinan lebih buruk yang bisa terjadi. Hal yang perlu
dilakukan adalah dengan menambah jumlah persediaan obat-obatan ataupun menghindari
event-event yang mengumpulkan orang banyak agar penyebaran virus Corona bisa
terkendali.
"Virus Corona memiliki
potensi untuk menyebabkan pandemi," ujar Ghebreyesus. Perbedaan dengan
epidemi, pandemi adalah penyebaran virus dengan skala yang lebih luas dan lebih
sulit dikendalikan.