Imbas dari longsor di tol cipulangan Bahkan Kakorlantas Polri Irjen Istianto menyatakan siap memberlakukan rekayasa lalu lintas di titik longsor Jalan Tol Cipularang KM 118+600. Hal ini dilakukan jika terjadi kondisi darurat seperti cuaca buruk yang menghawatirkan dan menganggu perbaikan jalan.
"Jadi ini sifatnya situasional apabila emergency saja, kalau normal belum diberlakukan," kata Irjen Istiono, dilansir Merdeka.com, Rabu (19/2).
Bahkan Ada beberapa jalan yang harus di alihkan jika keadaan darurat ada tiga rekayasa alternatif jalur yang langsung dipaparkan Irjen Istiono di titik lokasi terdampak longsor:
Alternatif Pertama:
1. Kendaraan kecil golongan I dan bus tetap menggunakan jalur Tol Purbaleunyi.
2. Kendaraan golongan II sampai golongan V akan dikeluarkan di gerbang tol Padalarang Timur. Kemudian diputar di Kota Baru Parahyangan dengan jalur Padalarang - Cikalong Wetan - GT Jatiluhur - Jakarta.
Alternatif Kedua:
1. Kendaraan kecil golongan I dan bus tetap menggunakan jalur Tol Purbaleunyi.
2. Kendaraan golongan II sampai golongan V yang tidak bisa melalui Tol Purbaleunyi dialihkan melalui Padalarang - Cipatat - Cianjur - Puncak - Ciawi menuju Jakarta
Alternatif Ketiga:
1. Seluruh golongan kendaraan tetap gunakan jalur Tol Purbaleunyi.
2. Kendaraan golongan I mengarah ke Jakarta masuk sodetan di KM 124 sampai dengan KM 115+800 untuk dilaksanakan contra flow menggunakan sebagian badan di lajur A jalur Jakarta menuju Bandung.
3. Kendaraan golongan II sampai golongan V tetap menggunakan lajur B (jalur Bandung menuju Jakarta) diarahkan di lajur 2 sampai dengan melewati lokasi longsor.
4. Kendaraan di lajur A akan menggunakan bahu jalan dan jalur lambat sampai dengan KM 124.