Pengamat Tata Kota : Pengaspalan Lintasan Formula E Tak Ramah Lingkungan

Pengamat Tata Kota : Pengaspalan Lintasan Formula E Tak Ramah Lingkungan

adminweb
2020-02-18 15:10:01
Pengamat Tata Kota : Pengaspalan Lintasan Formula E Tak Ramah Lingkungan
foto instagram

Pada 6 Juni 2020 mendatang, formula e akan diselenggarakan di kawasan Monas.

Area Monas akan disulap menjadi sirkuit dadakan yang tersertifikasi langsung oleh FIA (Federation Internationale de Automobile) atau Federasi Otomotif Internasional Sekitar dua sampai tiga bulan sebelum event berlangsung.

Pembuatan sirkuit formula e tersebut adalah dengan membongkar lapisan batu alam atau cobblestone yang berada di kawasan Monas, lalu mengaspal area tersebut dengan maksimal.

Menanggapi hal itu, Pengamat Tata Kota, Nirwono Joga menyayangkan pengaspalan ini dan menilai jika pengaspalan ini justru sangat tidak ramah lingkungan. Terlebih jika pengaspalan itu dibuat hanya sementara. Nirwono juga menanyakan nasib aspal tersebut setelah ajang ini selesai.

"Pembangun konstruksinya sama sekali tidak ramah lingkungan, tidak berkelanjutan, dan jelas tidak go green. Jadi jika sudah pengaspalan hotmix cobblestone tersebut maka nanti setelah Formula E aspal apakah akan dibongkar? Mau dibuang, disimpan, atau dikemanakan aspal tersebut?" ujar Nirwono pada Senin 17 Februari 2020.

Pengaspalan di Monas ini menurut Nirwono merupakan pemborosan anggaran. Karena pengaspalan itu hanya digunakan saat Formula E saja.

"Cara ini malah cenderung pemborosan anggaran kalau setiap tahun nanti harus mengaspal sirkuit Formula E di lain lokasi dan membongkar kembali aspal tersebut setelah perlombaan," kata Nirwono.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto, mengatakan, secara pribadi, dirinya lebih memilih untuk mengaspal secara permanen. Sebab penyelenggaraan Formula E di Monas akan berlangsung selama 5 tahun, sehingga akan lebih mudah untuk persiapan pada tahun-tahun berikutnya.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00