Claus Wamafma belakang menjadi sorotan publik setelah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menempatkan dirinya sebagai direktur di PT Freeport Indonesia. Jika melihat perjalanan karir Claus Wamafma penujukan dirinya sebagai direktur bukan hal yang mengejutkan, pasalnya putra asli Papua tersebut telah berkarir di Freeport selama 20 tahun.
Menurut Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan posisi terakhir yang diisi oleh Claus adalah SVP yang membawahi CSR, partnership fund dan community development.
"Yang seru Claus Wamafma, dia putera Papua sudah berkarir 20 tahun di Freeport dan diusulkan jadi direksi mewakili Mind ID. Sebelumnya dia SVP membawahi CSR, partnership fund dan community development. Dia adalah direktur orang Papua asli yang berkarir dari bawah, direktur pertama orang Papua," kata Arya di Kementerian BUMN, Senin 17 Februari 2020.
Pria bernama lengkap Claus Oscar Ronald Wamafa ini memulai karirnya pada 1999 di Freeport Indonesia melalui graduate program. Karirnya terus menanjak dan pada 2011 ditempatkan sebagai Supply Chain-Warehouse & Distribution Manager pada 2011 hingga 2014.
Di 2014, dia naik jabatan menjadi VP Community Development dan jabatan itu ditempatinya selama empat tahun. Hingga posisi terakhirnya sebagai SVP selama dua tahun terakhir.
Pria kelahiran Manokwari, 23 Juni 1973 ini mengenyam pendidikan dasar hingga menengah pertama di Fakfak dan pendidikan menengah atasnya di Jayapura.
Kemudian dia melanjutkan pendidikan teknik industri di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan meraih gelar master di universitas yang sama dengan gelar MBA.