Survei Indo Barometer menyebut Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama dianggap lebih baik mengatasi banjir saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, dibandingkan Joko Widodo dan Anies Baswedan.
"Gubernur Jakarta yang dianggap paling berhasil adalah Basuki Tjahaja Purnama sebesar 42 persen," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Jakarta, Minggu 16 Februari 2020.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut cara Ahok atasi banjir di Jakarta saat menjabat Gubernur DKI Jakarta. Saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, Ahok mengandalkan penggunaan pompa-pompa penyedot genangan untuk disalurkan ke sungai, waduk, atau kanal.
Lalu, seorang Ahok juga selalu menerjunkan para petugas Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang menjadi pasukan andalan menangani dan menanggulangi banjir di Ibu Kota. Dengan demikian, genangan-genangan yang ada dibeberapa titik perlahan surut.
Khususnya di daerah pesisir Jakarta, Ahok membangun tanggul du Jakarta Utara untuk menahan air rob.
Strategi selanjutnya adalah Ahok memberi tahu strategi selanjutynya dalam menangani banjir di Jakarta. Yakni, membangun waduk.
Terdapat 39 waduk yang akan dibangun dan 50 waduk yang telah selesai dibangun. Salah satunya berada di Marunda.
Strategi terakhir adalah normalisasi sungai. Ahok dengan tegas menggusur permukiman-permukiman yang berada di bantaran sungai. Soalnya, semakin hari semakin menyempit sungai-sungai yang berada di Jakarta.