Galau! Pemerintah Minta Masukan PBNU Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, PBNU: Tegas Menolak

Galau! Pemerintah Minta Masukan PBNU Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, PBNU: Tegas Menolak

Dedi Sutiadi
2020-02-11 15:20:45
Galau! Pemerintah Minta Masukan PBNU Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, PBNU: Tegas Menolak
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bersama Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj saat melakukan silahturahmi di Gedung PBNU di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Menteri Luar RI Negeri Retno Marsudi melakukan kunjungan silaturahim ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa 11 Februari 2020. Kedatangan Menlu RI tersebut diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj dan sejumlah pengurus NU lainnya.



Kedatangan Retno ke PBNU salah satunya untuk meminta pendapat PBNU terkait rencana pemerintah dalam pemulangan WNI yang masih di kamp pengungsi atau kamp ISIS di Suriah. 



"Yang kita bicarakan tadi selama satu jam fokus pada pertama, pemulangan WNI yang masih di kamp pengungsi atau kamp ISIS di Suriah. Beliau ibu menteri minta masukan ke PBNU," ujar Kiai Said usai menerima kunjungan Retno Marsudi di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Selasa 11 Februari 2020.



Hal itu dikatakan Said usai pertemuan tertutup antara pengurus PBNU dengan pejabat Kementerian Luar Negeri di gedung PBNU, Jakarta, Selasa 11 Februari 2020.



"Kami beri masukan tegas, PBNU menolak kepulangan kombatan ISIS," kata Said.




Said menjelaskan, PBNU menolak pemulangan WNI eks ISIS itu karena menilai bahwa para kombatan itu telah memilih jalan yang bertentangan dengan Pancasila.


Perilaku itu, kata dia, bertentangan dengan ajaran agama dan juga Al-quran. Ia beranggapan, ketika WNI tersebut memilih untuk bergabung dengan ISIS, maka mereka telah membuat kegaduhan.



"Oleh karena itu kenapa kita berbicara pemulangan 600 orang kalau itu menganggu ketenangan kenyamanan 260 juta warga Indonesia," ujar dia.


Share :