Pemerintah terus memperkuat berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi musim kemarau 2026 demi menjaga produksi pangan nasional tetap stabil.
Melalui penguatan infrastruktur air, penyediaan benih unggul, modernisasi pertanian, serta dukungan pemerintah daerah, target swasembada pangan diyakini dapat terus terjaga.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Suwandi, menegaskan bahwa sektor pangan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan bangsa.
Karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya agar produksi pertanian tetap berjalan optimal meskipun menghadapi tantangan cuaca.
Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, sektor pertanian menjadi salah satu fokus pembangunan nasional dalam lima tahun ke depan.
Program swasembada pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan biofuel, hingga hilirisasi pertanian menjadi bagian dari agenda tersebut.
Menurut Suwandi, kesiapan Indonesia menghadapi musim kemarau tahun ini jauh lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.
Berbagai program telah dijalankan, mulai dari optimalisasi lahan, pembangunan irigasi perpompaan, pencetakan sawah baru, hingga penyediaan benih unggul dan penguatan koordinasi pusat-daerah.
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi kemarau 2026 diperkirakan lebih terkendali dan tidak seberat fenomena El Nino yang terjadi pada 2015 maupun 2023.
Meski demikian, Kementan tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang puncak musim kemarau pada Juli hingga September.
Sejak awal tahun, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah meminta pemerintah daerah memetakan wilayah rawan kekeringan, memperkuat sistem peringatan dini, memperbaiki jaringan irigasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan embung dan waduk.
Selain itu, Kementan terus memperbarui informasi cuaca dan iklim berdasarkan data BMKG dan satelit NOAA agar petani dapat menyesuaikan pola tanam.
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah varietas unggul yang lebih tahan terhadap kondisi kering, seperti Inpari, Inpago, Situbagendit, Situ Patenggang, dan Pajajaran.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis produksi pangan nasional tetap terjaga meski memasuki musim kemarau tahun ini.






