Polemik Aksi Mahasiswa, BEM Bersatu Soroti Dugaan Intervensi Politik

Polemik Aksi Mahasiswa, BEM Bersatu Soroti Dugaan Intervensi Politik

MALDI
2026-06-16 19:15:00
Polemik Aksi Mahasiswa, BEM Bersatu Soroti Dugaan Intervensi Politik
Sumber Foto : detiknews

Aliansi BEM Bersatu menyampaikan sikap terkait maraknya aksi mahasiswa dan mengingatkan agar gerakan tersebut tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu.


Mereka menilai mahasiswa harus tetap berada di jalur perjuangan rakyat, bukan menjadi alat bagi kelompok yang memiliki agenda kekuasaan.


Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua BEM Hukum UIC, Rahmat Djimbula, dalam konferensi pers di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (16/6/2026).


Ia menyebut terdapat sejumlah hal yang membuat pihaknya mempertanyakan adanya dugaan hubungan antara penggerak aksi dengan jaringan politik tertentu.


Salah satu yang disoroti adalah dugaan keterkaitan kendaraan yang digunakan oleh eks Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, dengan pihak yang memiliki hubungan keluarga dengan tokoh politik.


Selain itu, kehadiran beberapa figur politik dalam kegiatan yang berkaitan dengan aksi juga menjadi perhatian BEM Bersatu.


Mereka menegaskan bahwa gerakan mahasiswa seharusnya tetap mengutamakan kritik yang berbasis data dan kepentingan masyarakat luas.


BEM Bersatu juga menolak narasi yang dianggap tidak memiliki dasar kuat karena dinilai dapat menggeser fokus perjuangan mahasiswa.


Dalam kesempatan tersebut, BEM Bersatu mendorong agar seluruh elemen mahasiswa menjaga independensi gerakan, mengawal kebijakan pemerintah secara kritis, serta mendukung upaya pemberantasan korupsi.


Share :