Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah mempersiapkan acara besar-besaran untuk memperingati ulang tahun ke-250 Amerika Serikat yang akan digelar di Washington pada 24 Juni 2026. Acara tersebut disebut akan menjadi salah satu perayaan paling meriah yang pernah dibuat selama perjalanan politiknya.
Melalui akun media sosial Truth Social, Trump mengungkapkan antusiasmenya terhadap acara tersebut. Ia bahkan menyebut perayaan itu sebagai “Kampanye Terbesar Sepanjang Masa” yang akan menghadirkan suasana spesial bagi masyarakat dan para pendukungnya.
Di tengah persiapan acara, beberapa artis yang sebelumnya dijadwalkan tampil justru memilih mundur. Menanggapi hal itu, Trump melontarkan sindiran pedas kepada para musisi tersebut. “Kami tidak menginginkan penyanyi tanpa bakat, tetapi dibayar tinggi untuk membuat Anda mengantuk,” tulis Trump.
Meski sejumlah penampil batal hadir, Trump memastikan acara tetap berlangsung meriah dengan konsep yang lebih sederhana. Nantinya, perayaan akan diisi pidato politik, penampilan musik patriotik, serta kehadiran penyanyi Lee Greenwood yang dikenal lewat lagu God Bless the USA.
Tak hanya itu, Trump juga menyebut dirinya bakal menjadi salah satu pusat perhatian dalam acara tersebut. “PLUS seorang pria terhormat dan bermartabat yang dikenal sebagai, Presiden DONALD J TRUMP!” ujarnya. Rencana perayaan ini pun kembali memicu sorotan publik karena dinilai kental dengan nuansa politik menjelang momentum besar nasional Amerika Serikat.



