Mendikti Ungkap 122 Program Studi Berubah Nama Sepanjang 2026

Mendikti Ungkap 122 Program Studi Berubah Nama Sepanjang 2026

Dimarirenal
2026-06-02 15:55:00
Mendikti Ungkap 122 Program Studi Berubah Nama Sepanjang 2026
Sejumlah jurusan kuliah mulai disesuaikan dengan kebutuhan industri masa kini.

JAKARTA - Brian Yuliarto mengungkapkan terdapat 122 program studi di perguruan tinggi Indonesia yang ditutup atau mengalami perubahan sepanjang tahun 2026. Namun, ia menegaskan perubahan tersebut bukan berarti penghapusan total, melainkan penyesuaian agar lebih relevan dengan kebutuhan industri saat ini.


Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Brian menjelaskan seluruh perubahan dilakukan atas usulan dari perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Banyak kampus memilih mengganti nama dan fokus pembelajaran program studi agar lebih diminati calon mahasiswa dan sesuai perkembangan dunia kerja.


Salah satu contoh yang disampaikan adalah perubahan jurusan matematika menjadi aktuaria. Menurut Brian, program studi aktuaria dinilai lebih spesifik dan memiliki peluang kerja yang lebih jelas di industri keuangan maupun asuransi.


Selain itu, sejumlah jurusan juga mulai diarahkan ke bidang yang sedang berkembang seperti artificial intelligence (AI), machine learning, hingga robotics. Perubahan tersebut dilakukan dengan tetap mempertahankan dasar keilmuan sebelumnya namun dikembangkan mengikuti kebutuhan zaman.


Brian juga membantah isu yang menyebut pemerintah akan menutup jurusan tertentu secara massal. Ia menegaskan Kemendikti lebih fokus pada pembinaan dan pengembangan program studi, bukan penghapusan.


“Alih-alih menutup, kami justru mengembangkan program studi agar sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Brian.


Menurutnya, evaluasi program studi memang rutin dilakukan setiap beberapa tahun oleh perguruan tinggi. Selain atas usulan kampus, penutupan program studi hanya bisa dilakukan jika terdapat pelanggaran berat tertentu.


Share :