International Java Jazz Festival 2026 Usung Konsep Baru, Digelar di PIK 2

International Java Jazz Festival 2026 Usung Konsep Baru, Digelar di PIK 2

Frida Tiara Sukmana
2026-02-07 15:00:00
International Java Jazz Festival 2026 Usung Konsep Baru, Digelar di PIK 2
Java Jazz 2026 Line Up/Foto: Instagram @javajazzfest @javafestpro @goodlifebca

Jakarta - Kabar baik bagi pencinta musik. International Java Jazz Festival 2026 resmi diumumkan akan hadir dengan konsep baru dan lokasi baru. Festival jazz tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Mei 2026 di NICE, PIK 2, Tangerang.


Sejumlah musisi papan atas dari dalam dan luar negeri telah dipastikan mengisi panggung myBCA International Java Jazz Festival 2026, menandai babak baru perjalanan festival jazz terbesar di Asia Tenggara tersebut.




Deretan Musisi Lokal dan Internasional


Java Jazz 2026 Line Up/Foto: Instagram @javajazzfest @javafestpro @goodlifebca



Dari musisi Tanah Air, Slank, RAN, Bilal Indrajaya, hingga Ziva Magnolya masuk dalam daftar penampil fase pertama. Kehadiran mereka menegaskan komitmen Java Jazz sebagai panggung lintas generasi dan genre.


Sementara dari kancah internasional, nama-nama seperti Dave Koz and Summer Horns, Lisa Simone, Thee Sacred Soul, Close Counters, Citrus Sun, Justin Lee Schultz, Incognito, hingga Earth, Wind & Fire Experience by Al McKay turut melengkapi lineup awal.




Jon Batiste dan Wave to Earth Jadi Special Show


Java Jazz 2026 Line Up/Foto: Instagram @javajazzfest @javafestpro @goodlifebca



Melalui pernyataan tertulis pada Jumat (6/2/2026), musisi peraih 8 Grammy Awards, Jon Batiste, dipastikan tampil sebagai special show pada Jumat, 29 Mei 2026. Ia akan menyuguhkan musik jazz dengan sentuhan modern yang dinamis dan energik.


Baca Juga: Tiket Konser My Chemical Romance Jakarta Mulai Dijual Tanggal 7 Februari!


Special show lainnya menghadirkan wave to earth, band asal Korea Selatan yang dikenal lewat warna musik lo-fi indie pop dengan sentuhan jazz dan R&B. Mereka dijadwalkan tampil pada Sabtu, 30 Mei 2026.




Edisi ke-21 dengan Wajah Baru

Direktur Utama PT Java Festival Production, Dewi Gontha, menjelaskan bahwa Java Jazz tahun ini mengusung tajuk myBCA International Java Jazz Festival 2026 dan menandai edisi ke-21 penyelenggaraan festival tersebut.


Java Jazz tak lagi sekadar perhelatan musik, tetapi telah berkembang menjadi institusi budaya yang mempertemukan musisi dunia, menggerakkan ekonomi kreatif, serta membawa nama Indonesia ke panggung global.





Ruang Budaya yang Terus Berkembang

“Dua puluh satu tahun adalah perjalanan yang sarat makna. Java Jazz selalu kami maknai sebagai ruang pertemuan budaya, kreativitas, dan generasi,” ujar Dewi Gontha.


Melalui konsep baru dan lokasi yang lebih luas, Java Jazz Festival 2026 diharapkan menghadirkan pengalaman kelas dunia yang lebih inklusif dan relevan bagi penikmat musik dari berbagai penjuru.


Share :

HEADLINE  

Dari Indonesia ke Asia, Estetika Retro Ardhira Putra Jadi Sorotan

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 16:30:00


Mengenal Theresia Agustina Sitompul, Seniman Partisipan Art for Sumatra

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 13:15:20


Howard Smith x Muklay, Saat Kecepatan Bertemu Ekspresi Seni

 by Miftakhul Hasanah

January 29, 2026 22:15:00


Ranbir Sidhu Ubah Logam Jadi Instalasi Raksasa di Museum

 by Miftakhul Hasanah

January 26, 2026 11:16:05