Amazon resmi menghadirkan Alexa, asisten virtual andalannya, ke platform web. Kehadiran ini memungkinkan pengguna untuk mengakses Alexa langsung melalui browser tanpa perlu perangkat Echo atau aplikasi khusus. Langkah ini menandai ekspansi signifikan Amazon dalam menghadapi persaingan ketat dengan platform AI lain seperti ChatGPT dan Gemini.
Fitur yang ditawarkan di versi web tidak jauh berbeda dengan versi perangkat pintar, termasuk kemampuan menjawab pertanyaan, mengatur jadwal, memberikan rekomendasi, dan memutar musik. Namun, Amazon menekankan bahwa pengalaman di web dirancang lebih interaktif, dengan tampilan yang ramah pengguna dan integrasi yang lebih mudah ke berbagai layanan digital.
Selain itu, Alexa di web juga mendukung interaksi berbasis teks dan suara, sehingga pengguna dapat memilih cara komunikasi yang paling nyaman. Penggunaan berbasis browser ini diharapkan dapat memperluas jangkauan Alexa ke pengguna yang sebelumnya tidak memiliki perangkat Amazon di rumah.
Amazon juga menegaskan komitmennya terhadap keamanan data. Semua percakapan melalui Alexa web dilindungi dengan enkripsi dan kebijakan privasi yang ketat, memastikan bahwa informasi pengguna tetap aman. Perusahaan berharap hal ini akan meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap layanan AI mereka.
Dengan langkah ini, Amazon berharap Alexa dapat bersaing lebih efektif di pasar AI yang semakin ramai. Hadirnya versi web memungkinkan pengguna mencoba Alexa secara lebih fleksibel, sekaligus memperkuat posisi Amazon di tengah persaingan dengan ChatGPT, Gemini, dan layanan asisten virtual lainnya.






