Sosok DDS alias Dhio, Anak Pembunuh Satu Keluarga di Magelang dengan Racun

Sosok DDS alias Dhio, Anak Pembunuh Satu Keluarga di Magelang dengan Racun

Ajeng Conny Pradestina
2022-11-30 11:28:23
Sosok DDS alias Dhio, Anak Pembunuh Satu Keluarga di Magelang dengan Racun
DDS alias Dhio

Inilah sosok DDS alias Dhio (22) yang merupakan pembunuh keluarganya di Magelang, Jawa Tengah. Ia meracuni kedua orang tua dan kakak perempuannya dengan cara mencampuri minuman teh hangat dan es kopi dengan racun yang dibeli secara online.

Akibat perbuatannya, Abbas Ashar (58), Heri Riyani (54), dan Dhea Choirunnisa (24), tewas di rumah mereka di Desa Prajenan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Baca juga: Profil dan Biodata Benny Rhamdani: Umur, karier, Agama, Kepala BP2MI Viral Minta Izin Tempur ke Jokowi

Dhio Dikenal sebagai Sosok Pendiam


Dhio adalah anak kedua dari pasangan Abbas Ashar dan Heri Riyani. Ia dikenal sebagai sosok yang pendiam. Meskipun begitu, Dhio diketahui aktif dalam berbagai kegiatan warga sekitar kampungnya. Hal itu diungkap oleh Kepala Desa Mertoyudan, Eko Sungkono.

"Anaknya itu aktif ikut kegiatan, ngaji, ke mushala. Kalau ada pertemuan remaja, dia juga kerap ikut," ucap Eko.

Senang Menghambur-hamburkan Uang


Dhio diketahui tidak pernah ada konflik dengan keluarganya. Kakak dari Heri Riyani,  Agus Sutiarso mengungkapkan bahwa keluarga itu harmonis namun Dhio memang ketahui kerap menghabur-hamburkan uang.

"Ya ini memang dia itu over lap ya. Setahu saya itu banyak menghambur-hamburkan uang," kata Agus.

Percobaan Pembunuhan Dilakukan 2 Kali


Sebelumnya, Dhio telah melakukan percobaan pembunuhan pada keluarganya dengan modus yang sama pada Rabu, 23 November 2022. Kala itu, Dhio mencampurkan racun jenis arsenik pada minuman dawet yang kemudian ia berikan pada kakak dan kedua orang tuanya. Namun Dhio gagal karena dosis racun yang sedikit.

Ia kemudian mengulangi aksinya pada Senin, 28 November 2022 pagi dengan mencampurkan racun yang sama ke the dan kopi. Dengan kadar racun yang tinggi, kedua orang tua serta kakak pelaku langsung meninggal dunia tak lama usai meminum teh dan kopi beracun tersebut.

Motif Sakit Hati pada Keluarga


Pelaku mengaku motif melakukan pembunuhan pada anggota keluarganya tersebut didasari oleh rasa sakit hati. Ia merasa dibebani untuk membantu perekonomian keluarga sementara Dhea tidak dibebani. Diketahui sang ayah baru pension selama dua bulan dan juga jatuh sakit sehingga butuh biaya.

Baca juga: Sosok dan Profil Ismail Bolong, Pensiunan Polisi yang Ngaku Setor Uang 6M ke Jenderal Polisi

Terancam Hukuman Mati


DDS alias Dhio saat ini telah mengakui seluruh perbuatannya pada pihak kepolisian. Polisi telah menahan Dhio untuk menjalani proses hukuman selanjutnya. Ia dijerat dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00