Founder MAJA Labs Adrian Zakhary di Trade Expo Indonesia 2022: Blockchain adalah Medium yang Fundamental

Founder MAJA Labs Adrian Zakhary di Trade Expo Indonesia 2022: Blockchain adalah Medium yang Fundamental

Ajeng Conny Pradestina
2022-10-20 10:15:46
Founder MAJA Labs Adrian Zakhary di Trade Expo Indonesia 2022: Blockchain adalah Medium yang Fundamental
Founder MAJA Labs, Adrian Zakhary

Founder MAJA Labs dan Head of Task Force Web 3 ICCN, Adrian Zakhary hadir dalam acara Trade Expo Indonesia 2022, Rabu, 19 Oktober 2022. Acara TEI 2022 digelar di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai City (ICE, BSD City), Tangerang.

Dalam kesempatan tersebut, Adrian menjadi salah satu pemateri yang mengulas tema Blockchain. Seperti diketahui, Adrian Zakhary adalah salah satu tokoh yang aktif dalam membangun ekosistem Web3 dan NFT di Indonesia melalui MAJA Labs. Adrian menyampaikan bahwa blockchain sebenarnya adalah sebuah medium namun sangat fundamental.

Baca juga: Hadir di Trade Expo Indonesia, MAJA Labs Suguhkan Teknologi AR Digital Fashion hingga Pamerkan Beragam Project NFT

Trade Expo Indonesia 2022


Trade Expo Indonesia (TEI) adalah pameran internasional terbesar yang berfokus pada B2B untuk perdagangan, pariwisata, dan investasi yang diselenggarakan setiap tahun oleh Pemerintah Indonesia.

Di hari pertama pelaksanaannya yakni 19 Oktober 2022, TEI 2022 membahas “Blockchain Ecosystmen Conference 2022” dan menghadirkan sejumlah pembicara ahli baik dari dalam maupun luar negeri.

Adrian Zakhary menjadi salah satu pemateri bersama dengan Danny Baskara - Founder of Vexanium Public Blockchain, Henri Morgan Napitupulu - Chairman - Everscale Partner - Co Founder of IndoCoin, serta Anna Liu - CMO at Freecity.io.

Adrian Zakhary Sebut Blockchain sebagai Medium


Dalam pemaparannya, Adrian Zakhary mengungkapkan bahwa di era perkembangan teknologi digital saat ini perlu dipahami bahwa konsep digital termasuk blockchain hanyalah medium untuk manusia terkoneksi dengan manusia lainnya.

“Digital, Blockchain, dan apapun itu adalah hanya sebuah medium kita masih manusia yang masih perlu berhubungan satu sama lain. Maka gunakanlah medium tersebut untuk berhubungan satu sama lain,” ungkar Adrian Zakhary.

Menurut Adrian, saat ini kebanyakan dari manusia sulit untuk memercayai sosial media dengan maraknya pembajakan dan lain-lain. Namun dengan Blockchain, kita seharusnya merasa aman karena data tersimpan dengan konsep desentralisasi.

“Blockchain saat ini adalah cara baru, untuk membuat orang percaya dan merasa aman dengan desentralisasi data,” imbuhnya.

Indonesia Masih Level Pemula Memahami Blockchain


Kita tidak bisa memungkiri bahwa banyak orang Indonesia yang belum melek dengan era digital terlebih konsep Web3 dan blockchain. Oleh karena itu, Adrian menyebutkan bahwa sangat penting untuk terus mengedukasi masyarakat karena blockchain adalah faktor yang sangat fundamental di ekosistem Web3.

“Ketika kita berbicara blockchain saat ini merupakan faktor yang sangat fundamental dan di Indonesia masih di level pemula dari segi pemahaman mengenai blockchain itu sendiri,” kata Adrian.

Lebih lanjut Adrian juga menyebutkan bahwa dengan adanya blockchain dan desentralisasi data, karya yang kita buat akan semakin aman.

“Saya dari industri kreatif yang perlu menjaga, memproteksi sebuah karya dan kreatifitas, oleh karena itu blockchain bukan hanya tentang kripto namun bagaimana kita menjaga value (nilai) dari karya itu sendiri,” ucap Adrian.

Baca juga: Jelang Trade Expo Indonesia 2022, Founder MAJA Labs Adrian Zakhary: Blockchain jadi Fundamental Bisnis Era Digital

Adrian diketahui merupakan salah satu tokoh yang aktif membangun Web3 dan NFT di Indonesia bersama dengan MAJA Labs. Ia juga merangkul seniman-seniman lokal dan memberdayakan karya mereka demi memberikan dampak nyata pada sektor ekonomi di Indonesia.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00