Berikut adalah fakta-fakta Omicron BA.4.6, subvarian Corona baru yang sedang diawasi CDC.
Baru-baru ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) tengah mengawasi subvarian Omicron baru yakni BA.4.6.
Menurut laporan CDC, Omicron BA.4.6 ini menyumbang 4,1 persen dari kasus COVID di AS pada 30 Juli 2022. Atas dasar itulah, CDC menetapkan Omicron BA.4.6 ini sebagai 'variant of concern' atau varian yang sedang diawasi atau diperhatikan.
Baca Juga: Fakta-fakta Omicron BA.2.75, Varian Corona Terbaru yang Sudah Masuk Singapura
Seperti apa fakta-fakta BA.4.6 ini? Berikut adalah fakta-fakta Omicron BA.4.6, subvarian Corona baru yang sedang diawasi CDC.
Subvarian Omicron Baru
Diketahui BA.4.6 ini adalah subvarian Omicron baru setelah BA.4 dan BA.5. Belum diketahui awal mula penyebaran serta gejala spesifik yang diakibatkan BA.4.6.
Terdeteksi di 43 Negara
Melalui akun Twitternya, Chief Data Officer CDC Cyrus mengatakan bahwa Omicron BA.4.6 ini telah terdetksi di 43 negara, yang salah satunya di Amerika Serikat.
Beberapa daerah di AS yang paling banyak terinfeksi Omicron BA.4.6 ini adalah Iowa, Kansas, Missouri, dan Nebraska.
Kabar baiknya, Omicron BA.4.6 ini belum terdeteksi masuk ke Indonesia. Omicron BA.2.75 menjadi subvarian yang sering ditemukan di Indonesia akhir-akhir ini.
Diawasi CDC
Akibat BA.4.6 yang sering terdeteksi di beberapa daerah AS, CDC menetapkan Omicron BA.4.6 sebagai 'variant of concern' atau varian yang sedang diawasi atau diperhatikan.
Tidak Separah BA.4 dan BA.5
Melalui akun Twitternya, Eric Topol pendiri dan direktur Scripps Research Translational Institute menyatakan mutasi BA.4.6 tidak separah gejalanya dibandingkan BA.4 dan BA.5.
"Satu-satunya varian lain yang meningkat (level rendah) adalah BA.4.6. Peta mutasinya (lonjakan di bawah) tampaknya tidak mengkhawatirkan seperti dengan BA.4/5," tulisnya.
Baca Juga: Fakta Lengkap Gejala Omicron yang Wajib Kamu Tahu, Ternyata Mirip dengan Flu
Itulah, fakta-fakta Omicron BA.4.6, subvarian Corona baru yang sedang diawasi CDC.