Menteri BUMN Erick Thohir mendorong pengentasan kemiskinan
di Kabupaten Bantul melalui kontribusi BUMN dalam berbagai aspek kehidupan
masyarakat. Salah satunya melalui program Mekaar untuk membantu masyarakat
terutama kaum perempuan agar dapat mandiri dan berdaya melalui usaha yang
dilakukan.
Hal tersebut disampaikan oleh Staf Khusus Erick Thohir, Arya
Sinulingga dalam acara “Pasar Murah BUMN dan Festival UMKM BUMN” yang dihadiri
oleh lebih dari 3.000 nasabah Mekaar dan masyarakat Kabupaten Bantul.
"Ibu-Ibu, tujuan acara ini untuk membantu. Kalau kata
Pak Erick Thohir, kalau tidak bisa membantu paling tidak bisa meringankan"
jelas Arya.
Arya juga menyampaikan bahwa BUMN menawarkan bantuan kepada
keluarga pra sejahtera yang ada di Kabupaten Bantul, berupa pinjaman usaha
tanpa anggunan yang ditawarkan melalui program Mekaar. Hingga saat ini, sebanyak
hampir 30 ribu Ibu-Ibu di kabupaten Bantul telah menjadi nasabah program
Mekaar.
Dalam acara tersebut, hadir pula 50 UMKM asal Kabupaten
Bantul yang merupakan binaan BUMN. Salah satu pelaku UMKM, Sulardiyono yang
merupakan pemilik usaha batik tulis "Munk Batik Corner" mengungkapkan
kebahagiaannya dapat berpartisipasi kembali di kegiatan bazaar UMKM setelah 2
tahun terhalang pandemi.
"Sebelumnya saya sempat membuka stand di bazar namun
ternyata penjualan saya tidak bagus karena pengunjung pamerannya sepi, sekarang
Alhmadullilah ramai dan produk saya banyak terjual" jelas Sulardiyono.
Sulardiyono berharap nantinya ia dapat memasarkan produknya
ke pasar yang lebih luas bahkan hingga ke mancanegara. Hal tersebut mendapat
tanggapan positif dari Arya Sinulingga, ia menyebut BUMN telah melakukan
business matching di Turki sepekan lalu, dan kedepannya kegiatan yang sama akan
terus didorong untuk dilakukan di berbagai Negara lainnya dengan mengundang
UMKM berkualitas binaan BUMN.
Baca juga: Lewat Program Mekaar, Erick Thohir Ingin Retas Kemiskinan di Kota Cirebon
Kegiatan “Pasar Murah
BUMN dan Festival UMKM BUMN” ini merupakan
titik kesembilan yang diselenggarakan sebagai hasil kolaborasi dari 7
Perusahaan BUMN, yaitu Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko
(TWC), Jasa Raharja, Pupuk Indonesia, Adhi Karya, Jaminan Kredit Indonesia,
Virama Karya, dan Taspen. Sebagai BUMN penyedia sembako murah adalah RNI (ID
Food).