Erick Thohir Sebut Bank Syariah Indonesia Berpeluang Menjadi BUMN

Erick Thohir Sebut Bank Syariah Indonesia Berpeluang Menjadi BUMN

Andrico Rafly Fadjarianto
2022-06-09 10:41:20
Erick Thohir Sebut Bank Syariah Indonesia Berpeluang Menjadi BUMN
Erick Thohir Sebut Bank Syariah Indonesia Berpeluang Menjadi BUMN (Foto: Istimewa)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut bahwa Bank Syariah Indonesia (BSI) berpeluang untuk menjadi perusahaan BUMN selanjutnya.

Hal ini disebutkan Erick Thohir dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI pada Rabu, 8 Juni 2022. Erick menyebut bahwa awalnya jumlah BUMN ada 108 perusahaan tetapi berhasil dipangkas hingga menjadi 41 perusahaan.  Ia pun mengatakan, jumlah tersebut bertambah satu lagi karena masuknya BSI. 

""Dengan kerja keras dari 108 perusahaan jadi 41, tapi jadi 42 lagi karena BSI, jadi telurnya naik satu lagi. Tapi mudah-mudahan turun lagi jadi 41," ujar Erick.

Baca Juga: Dividen Rp41 T, Relawan Etho Apresiasi Kinerja Menteri BUMN Erick Thohir

BSI sendiri merupakan bank syariah hasil merger dari tiga anak perusahaan bank BUMN, yakni Bank Rakyat Indonesia Syariah, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah. Sehingga statusnya anak perusahaan BUMN. 

Sementara itu, Erick mengatakan bahwa dividen yang disetorkan BUMN kepada negara sempat turun menjadi Rp 29,5 triliun di 2021 imbas pandemi Covid-19. Namun, seiring perbaikan di BUMN dan pemulihan ekonomi, di tahun 2022 ini BUMN bisa menyetorkan dividen mencapai Rp 40 triliun dari target sebelumnya hanya berkisar Rp 36 triliun. 

"Target 2022 yang tadinya Rp 36,4 triliun, tentu berkat kerja sama kita semua, terima kasih direksi dan komisaris, sekarang kita bisa memberikan dividen Rp 40 triliun, yang memang kalah sedikit dari tahun 2020," ucap Erick.

Lebih lanjut, Erick mengatakan bahwa target dividen BUMN di tahun depan adalah mencapai Rp 43 triliun-Rp 45 triliun. Dan di tahun 2024, ditargetkan pula BUMN bisa menyetorkan dividen di atas Rp 50 triliun kepada negara.

Baca Juga: Sebut Kondisi Keuangan Masih Baik, Erick Thohir Tegaskan Pertamina dan PLN Tidak Akan Bangkrut

"Kami akan mengejar di kira-kira Rp 43 triliun-Rp 45 triliun, jadi sama dengan 2020. Tetapi di 2024 kami justru ingin dorong lebih tinggi dividen, kalau dulu itu bisa Rp 50 triliun, di 2024 kalau bisa di atas Rp 50 triliun," kata Erick.


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00