Berikut ini adalah sosok dan fakta dari Suster Yovita, yang merupakan Kartini pejuang kesehatan yang bergaji Rp 100 ribu.
Suster Yovita Mariati adalah perawat asal Desa Nangalima Kecamatan Alok Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mendapat kesempatan merayakan Hari Kartini bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.
Dirinya mendapat penghargaan sebagai perempuan berjasa dan berprestasi Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
BACA JUGA: Terungkap! Sosok dan fakta Marshel Widianto, Komedian M yang Diduga Beli 76 Video Dea OnlyFans
Bagaimana profilnya? Berikut sosok dan fakta Suster Yovita yang dirangkum Correcto.id untuk kamu.
1. Profil
Suster Yovita Mariati adalah perempuan kelahiran Baluele, 3 Juni 1967 dan kini tinggal di Desa Nangalima Kecamatan Alok Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
2. Karier
Suster Yovita adalah kader posyandu sejak 1986 di Posyandu Huba Kelurahan Nangalima dan aktif menjadi kader jentik nyamuk, COVID-19, stunting dan kader KB hingga saat ini.
3. Digaji Rp 100 ribu per bulan
Dirinya merupakan seorang pekerja keras yang dengan tulus melayani masyarakat. Bahkan selama 36 tahun mengabdi di Psyandu Huba, ia hanya menerima gaji sebesar Rp 100 ribu.
4. Penghargaan dari Presiden
Kerja keras dan pengabdian Suster Yovita selama ini berhasil membawanya mendapatkan penghargaan sebagai perempuan berjasa dan berprestasi di bidang kesehatan.
Tak sendiri, ia masuk dalam 10 perwakilan penerima penghargaan seluruh Indonesia yang diundang dalam Peringatan Hari Kartini Tahun 2022 di Istana Negara Jakarta pada 21 April 2022.
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan dari pemerintah atas kerja kerasnya selama ini yang sudah menjadi sosok Kartini masa kini.
BACA JUGA: Sosok dan Fakta Alvin Jonathan, Penyanyi Asal Malang Juara X Factor Indonesia 2022
Nah, itulah sosok dan fakta dari Suster Yovita, yang merupakan Kartini pejuang kesehatan yang bergaji Rp 100 ribu.