Arya Sinulingga menyebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir sangat terbuka dalam memberikan kesempatan untuk anak-anak muda menjadi pimpinan di BUMN.
Pemimpin Muda BUMN
Sejak awal dilantik sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir langsung bergerak lakukan transformasi di Kementerian BUMN. Salah satu langkah strategis tersebut adalah mendorong para generasi muda bisa menjadi pimpinan di BUMN.
Erick Thohir targetkan 10 persen pemimpin muda BUMN pada tahun 2023. Target tersebut bertujuan agar program-program BUMN dapat berjalan sesuai dengan harapan.
Baca juga: Upaya Erick Thohir Sejahterakan Petani Karo Lewat Program Makmur
Erick Beri Kesempatan Anak Muda Pimpin BUMN
Staf Khusus Erick Thohir, Arya Sinulingga menyebutkan bahwa Erick Thohir sangat mendorong dan beri kesempatan milenial muda BUMN tampil sebagai pimpinan. Arya sebutkan hal tersebut sudah terealisasi dan terlihat kinerja para milenial BUMN sangat baik.
"Saya menyampaikan salam dari Pak Erick Thohir. Saat ini semakin banyak BUMN dipimpin oleh pimpinan muda yang berprestasi dan kinerjanya sangat baik. Pak Erick Thohir membuka ruang yang besar untuk karyawan muda menjadi pimpinan BUMN," terang Arya Sinulingga yang diterima correcto Sabtu 9 April 2022.
Arya berharap dengan sinergi yang dilakukan calon pimpinan BUMN masa depan ini akan melahirkan inovasi untuk semakin mendorong kinerja BUMN kedepannya.
Baca juga: Hadirkan Program Pasar Sembako Murah, Erick Thohir Dorong BUMN Bantu Warga Kota Medan
Milenial BUMN Kota Medan
Perwakilan dari milenial muda BUMN dari Kota Medan, Toni sangat setuju dengan gagasan Erick Thohir yang mendorong dan beri kesempatan anak-anak muda jadi pimpinan di BUMN. Toni yang kini bekerja sebagai karyawan BTN menyampaikan bahwa dengan gagasan pimpinan muda BUMN menunjukan sosok Erick Thohir yang dapat menghadirkan solusi taktis bagi profesional muda BUMN.
"Lewat sinergi antar BUMN ini, kami millenial BUMN Kota Medan bisa melahirkan berbagai inovasi dan kegiatan yang dampaknya bisa dirasakan lebih luas lagi oleh masyarakat. Fokusnya tetap di kegiatan lingkungan, pendidikan, dan sosial," jelas Toni.